Kasus Program Siar "TVRI", Mandra Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Kompas.com - 02/12/2015, 17:39 WIB
Pelawak Mandra usai diperiksa Bareskrim atas kasus dugaan pemalsuan dokumen pada Kamis (5/3/2015). Fabian Januarius Kuwado/KOMPAS.comPelawak Mandra usai diperiksa Bareskrim atas kasus dugaan pemalsuan dokumen pada Kamis (5/3/2015).
|
EditorSabrina Asril

Kasus bermula saat TVRI membeli 15 paket program siap siar menggunakan dana dari APBN 2012. (Baca: Mandra Didakwa Rugikan Negara Rp 12 Miliar Terkait Program Siar TVRI)

 
Paket-paket tersebut berasal dari delapan perusahaan, salah satunya dari PT Viandra Production, perusahaan Mandra. Kelima belas kontrak paket program siap siar tersebut dilakukan menjelang akhir tahun anggaran, yaitu bulan November.

Dengan demikian, pengadaan barang dan jasa yang dilakukan melalui pelelangan melewati tahun anggaran. Pembayaran telah dilakukan tahun 2012 meski masa tayang program berakhir sampai 2013.

Proses pengadaan paket siap siar ini pun dianggap tidak sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa karena tidak dilakukan dengan jalur sebagaimana mestinya. (Baca: Mandra: Saya Tidak Bisa Bilang Apa-apa, Biar Publik yang Menilai)

Atas proyek ini, Mandra memperoleh kekayaan dengan menerima pembayaran dari Iwan sebesar Rp 1,4 miliar. Sementara itu, Iwan memperoleh kekayaan sebesar Rp 10.639.263.637 dari proyek senilai Rp 47,8 miliar ini.

Atas perbuatannya, Mandra dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) huruf b atau Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Pasal 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X