Kompas.com - 29/11/2015, 06:58 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mencicipi jeruk di Desa Selorejo, Malang, Jawa Timur, Jumat (27/3/2015). DOKUMENTASIMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mencicipi jeruk di Desa Selorejo, Malang, Jawa Timur, Jumat (27/3/2015).
|
EditorTri Wahono
BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah berupaya membendung buah impor merajai pasar buah di Indonesia. Salah satu caranya lewat pemberdayaan tranmigrasi.

Langkah yang diambil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar itu bertujuan meningkatkan produksi buah lokal.

"Secara nasional, kita ingin membendung buah impor," kata Marwan, di Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/11/2015). 

Marwan mengungkapkan, ia telah menetapkan 144 kabupaten/kota terpadu mandiri. Dari jumlah tersebut, dipilih12 kabupaten kota yang fokus memproduksi aneka jenis buah, di antaranya Muara Bungo, Mamuju Utara, dan Way Kanan.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu melanjutkan, seluruh daerah yang ditargetkan menjadi produsen buah akan mendapatkan pendampingan dari Institut Pertanian Bogor.

Pendampingan itu sangat berguna untuk transmigran yang memanfaatkan lahan pemerian pemerintah dengan menanam pohon buah.

"Kita berikan pendampingan, kita beri skill supaya buahnya berkualitas," ucap Marwan.

Presiden Joko Widodo menyerukan target peningkatan produksi buah-buahan lokal untuk menguasai pasar di dalam dan luar negeri.

Jokowi berharap konsumsi buah impor dapat diganti dengan konsumsi buah lokal.

Karena itu, Jokowi meminta PT Perkebunan Nusantara menyediakan lahan minimal seluas 10.000 hektar untuk ditanami buah.

Ia Juga mendukung daerah yang menyediakan khusus untuk ditanami buah. Jokowi ingin produksi buah ditingkatkan, didistribusikan ke dalam dan luar negeri, sehingga neraca perdangan nasional ikut melonjak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X