Sambut Bebas Visa, Jepang Bawa Rombongan 1.000 Pengusaha dan Politisi ke Indonesia

Kompas.com - 11/11/2015, 07:50 WIB
Delegasi DPR RI berfoto bersama Liga Parlemen Jepang Indonesia di Hotel New
Otani, Tokyo, Rabu (11/11/2015).
IhsanuddinDelegasi DPR RI berfoto bersama Liga Parlemen Jepang Indonesia di Hotel New Otani, Tokyo, Rabu (11/11/2015).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary
TOKYO, KOMPAS.com - Sebanyak 1.000 pengusaha, politisi, dan birokrat Jepang akan mengunjungi Indonesia pada 20-25 November 2015 mendatang. Program ini digagas oleh Ketua Liga Parlemen Jepang-Indonesia, Toshiro Nikai, dalam rangka menyambut kebijakan bebas visa yang diterapkan Indonesia.

Rencana kunjungan ini dibahas dalam pertemuan antara Nikai dengan delegasi DPR RI, di Hotel New Otani, Tokyo, Rabu (11/11/2015).

Ketua DPR Setya Novanto menyambut baik rencana kunjungan dari Jepang ini. Dia yakin, rencana kunjungan ini akan semakin mempererat kerja sama antara pemerintah Jepang dan Indonesia.

"Saya sudah komunikasi dengan Presiden Joko Widodo. Beliau sudah siap untuk menyambut Pak Nikai dan rombongan di Istana Negara," kata Novanto.

Politisi Partai Golkar ini pun meminta agar Nikai menyempatkan mampir ke Gedung DPR RI sehingga bisa membahas kerja sama antarparlemen Jepang dan Indonesia.

"Kalau ada waktu, nanti kita siapkan jamuan makan siang atau malam," katanya.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra mengatakan, Pemerintah Jepang memang menyambut baik dan berterima kasih atas langkah Indonesia yang membebaskan visa untuk wisatawan Jepang. Menurut dia, kebijakan bebas visa ini bisa mengobati kekecewaan Jepang yang kalah dari China dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Kalau memang ada luka di situ, ini bisa menjadi obatnya," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhan Prabowo: Singapura Negara Sahabat dan Mitra Strategis

Menhan Prabowo: Singapura Negara Sahabat dan Mitra Strategis

Nasional
Ma'ruf Amin Bertemu Wapres Zimbabwe, Harap Peningkatan Kerja Sama

Ma'ruf Amin Bertemu Wapres Zimbabwe, Harap Peningkatan Kerja Sama

Nasional
Pakar Keberatan Kebijakan Lepas Masker, Sebut Masih Ada Ancaman Penyakit Lain

Pakar Keberatan Kebijakan Lepas Masker, Sebut Masih Ada Ancaman Penyakit Lain

Nasional
Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker di Area Terbuka

Jokowi Bolehkan Warga Lepas Masker di Area Terbuka

Nasional
Lepas Masker di Tempat Terbuka, Penghapusan Syarat PCR, dan Langkah Menuju Endemi Covid-19

Lepas Masker di Tempat Terbuka, Penghapusan Syarat PCR, dan Langkah Menuju Endemi Covid-19

Nasional
Kelana Ridwan Kamil ke Elite Parpol, Pilih 'Warna' Apa?

Kelana Ridwan Kamil ke Elite Parpol, Pilih "Warna" Apa?

Nasional
Pakar Sebut Pelonggaran Masker 14 Hari Usai Lebaran Terlalu Cepat

Pakar Sebut Pelonggaran Masker 14 Hari Usai Lebaran Terlalu Cepat

Nasional
Elsam: Paradoks, Pemerintah Bagi-bagi Sertifikat tetapi Petani Ditangkapi Saat Konflik Agraria

Elsam: Paradoks, Pemerintah Bagi-bagi Sertifikat tetapi Petani Ditangkapi Saat Konflik Agraria

Nasional
40 Petani di Bengkulu Ditangkap, Walhi: Tidak Ada Keseriusan Pemerintah Bereskan Konflik Agraria

40 Petani di Bengkulu Ditangkap, Walhi: Tidak Ada Keseriusan Pemerintah Bereskan Konflik Agraria

Nasional
[POPULER NASIONAL] Jokowi Tak Wajibkan Tes PCR-Antigen dengan Syarat | UAS Dilarang Masuk Singapura

[POPULER NASIONAL] Jokowi Tak Wajibkan Tes PCR-Antigen dengan Syarat | UAS Dilarang Masuk Singapura

Nasional
Mengenal 'Not to Land' yang Dikenakan Singapura ke UAS, Apa Bedanya dari Deportasi?

Mengenal "Not to Land" yang Dikenakan Singapura ke UAS, Apa Bedanya dari Deportasi?

Nasional
IDI: Pemakaian Masker di Ruang Tertutup Masih Perlu

IDI: Pemakaian Masker di Ruang Tertutup Masih Perlu

Nasional
Profil Lin Che Wei, Tersangka Baru Kasus Ekspor CPO Minyak Goreng

Profil Lin Che Wei, Tersangka Baru Kasus Ekspor CPO Minyak Goreng

Nasional
MUI: Jemaah yang Sehat Boleh Lepas Masker Saat Shalat Berjemaah

MUI: Jemaah yang Sehat Boleh Lepas Masker Saat Shalat Berjemaah

Nasional
Illegal Fishing: Pengertian, Bentuk dan Aturan Hukumnya

Illegal Fishing: Pengertian, Bentuk dan Aturan Hukumnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.