Kontroversi "Lobbyist" Dinilai Kecilkan Peran Diplomat yang Sudah Bekerja Keras

Kompas.com - 10/11/2015, 10:15 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Presiden Amerika Serikat Barrack Obama saat mengunjungi Gedung Putih, Senin (26/10/2015) Biro Pers Media dan Informasi/Laily RachevePresiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Presiden Amerika Serikat Barrack Obama saat mengunjungi Gedung Putih, Senin (26/10/2015)
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary
JAKARTA, KOMPAS.com - Kontroversi mengenai adanya peran jasa konsultan (lobbyist) dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Gedung Putih, beberapa waktu lalu, dinilai telah mengecilkan peran para diplomat Indonesia.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, mengatakan, isu tersebut sangat tidak menghargai kerja keras para diplomat yang berupaya mempersiapkan pertemuan sejak jauh-jauh hari.

"Kontroversi lobbyist Derwin Pereira sangat disayangkan, karena seakan-akan mengecilkan peran diplomat Indonesia yang banting tulang mempersiapkan kunjungan Presiden Jokowi ke Washington DC," ujar Dino kepada Kompas.com, Selasa (10/11/2015).

Menurut Dino, yang pernah menjadi Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, persiapan kunjungan kepala negara bukanlah hal mudah. Seluruh acara kenegaraan diatur dan dirundingkan sejak lama oleh pejabat pemerintah.

Dalam isu mengenai lobbyist ini, nama Derwin Pereira disebut-sebut sebagai orang yang berperan mengatur pertemuan antara Jokowi dan Obama. Dino sendiri mengenal nama tersebut sebagai seorang jurnalis yang pernah bekerja untuk Straits Time. Meski demikian, Dino meyakini bahwa Pemerintah Indonesia tidak berhubungan dengan Pereira dalam merencanakan agenda pertemuan Jokowi dan Obama.

"Yang bekerja di lapangan itu mereka (diplomat), bukan Derwin Pereira," kata Dino.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Ungkap Modus Pelanggaran Pengguanaan PeduliLindungi, 1 Rombongan Cuma 1 Orang yang 'Scanning'

Luhut Ungkap Modus Pelanggaran Pengguanaan PeduliLindungi, 1 Rombongan Cuma 1 Orang yang "Scanning"

Nasional
Dirut PT INKA Pastikan Pengujian LRT Jabodebek Tetap Berjalan Usai Peristiwa Tabrakan

Dirut PT INKA Pastikan Pengujian LRT Jabodebek Tetap Berjalan Usai Peristiwa Tabrakan

Nasional
Soal Kemenag 'Hadiah' untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Soal Kemenag "Hadiah" untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Nasional
Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol 'RFS'

Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol "RFS"

Nasional
Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Nasional
Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Nasional
Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan 'Human Error'

Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan "Human Error"

Nasional
Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Nasional
Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Nasional
Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Nasional
Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Nasional
Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasional
Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Nasional
RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

Nasional
Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.