Kemenhub: Ada 3 Titik yang Diduga Lokasi Aviastar Hilang Kontak

Kompas.com - 03/10/2015, 04:47 WIB
Tribunnews.com Salah satu pesawat Twin Otter milik maskapai penerbangan Aviastar. Pesawat jenis inilah yang hilang kontak dalam penerbangan dari Masamba, Kabupaten Luwu Utara menuju ke Makassar pada Jumat (2/10/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo menyebutkan ada tiga titik yang diperkirakan sebagai lokasi pesawat Aviastar hilang kontak kemarin, Jumat (2/10/2015). Pesawat Twin Otter milik Aviastar dengan nomor penerbangan MV 7503 itu kontak sekitar pukul 14.36 Wita.

Suprasetyo mengatakan bahwa titik koordinat yang diduga pesawat tersebut hilang di antaranya 14 nautical mile (nm), 24 nm, dan 34 nm dari Masamba.  "Komunikasi terakhir di titik 14 nautical mile," kata dia, dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan bahwa informasi dari air traffic controller (ATC) Bandara Andi Jemma, Masamba, pilot tidak meminta pindah jalur. "Tidak ada permintaan, minta izin di 8.000 kaki, pada 14.33 Wita hilang kontak," ujarnya.

Berdasarkan kondisi cuaca, jarak pandang pada saat itu 9 kilometer dengan kecepatan angin 260/05 KT.

Pukul 14.25 WITA pesawat lepas landas dari Bandara A Jemma Masamba, 11 menit setelah lepas landas pesawat hilang kontak dari menara pemantau Bandara A Jemma Masamba.

Waktu tempuh penerbangan normal dari Bandara A Jemma Masamba ke Makassar selama 70 menit (1 jam 10 menit). Semestinya tiba di Makassar pada pukul 15.39 Wita.  Pesawat hilang kontak pada pukul 14.33 WITA.

Terdapat tujuh penumpang yang terdiri atas empat dewasa, satu anak, dan dua bayi dalam pesawat tersebut. Nama mereka, yakni Nurul Fatimah, Lisa Falentin, Risa Arman, Sakhi Arqam, Muhammad Natsir, Afif (bayi), dan Raya (bayi).

Pesawat tersebut dikemudikan oleh Captain Iriafriadi, kopilot Yudhistira, dan teknisi Soekris Winarto.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBayu Galih
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X