Pimpinan Bantah Kinerja DPR Rendah karena Sering ke Luar Negeri

Kompas.com - 29/09/2015, 11:15 WIB
Anggota DPR-RI memberikan selamat kepada Ketua DPR-RI Setya Novanto (tengah) bersama empat wakil ketua Fahri Hamzah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fadli Zon dari Fraksi Partai Gerindra, Agus Hermanto dari Fraksi Partai Demokrat, Taufik Kurniawan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (kiri ke kanan) memimpin sidang paripurna seusai dilantik, di Gedung Rapat Paripurna Nusantara II DPR-RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014). Sidang ini sempat yang diwarnai aksi alk out' dari empat fraksi yakni PDI Perjuanga, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hanura dan Partai Nasdem.  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Anggota DPR-RI memberikan selamat kepada Ketua DPR-RI Setya Novanto (tengah) bersama empat wakil ketua Fahri Hamzah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fadli Zon dari Fraksi Partai Gerindra, Agus Hermanto dari Fraksi Partai Demokrat, Taufik Kurniawan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (kiri ke kanan) memimpin sidang paripurna seusai dilantik, di Gedung Rapat Paripurna Nusantara II DPR-RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014). Sidang ini sempat yang diwarnai aksi alk out' dari empat fraksi yakni PDI Perjuanga, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hanura dan Partai Nasdem.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto membantah kinerja DPR rendah karena pimpinannya sering ke luar negeri. Menurut Agus, meski Ketua DPR Setya Novanto dan dua Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah saat ini tengah menunaikan ibadah haji atas undangan kerajaan Arab Saudi, tetapi DPR tetap berjalan seperti biasa.

Begitu pula saat Novanto dan Fadli sebelumnya melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk mengikuti Konferensi Ketua Parlemen dunia, DPR juga tetap bekerja sebagaimana mestinya.

"Kepergian Pak Novanto, Pak Fadli, dan Pak Fahri tidak mengganggu jalannya DPR. DPR tetap berjalan karena ada saya dan Pak Taufik Kurniawan," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015).

Agus mengatakan, sesuai Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD, dua pimpinan tetap bisa menjalankan DPR seperti biasa, termasuk memimpin paripurna. Namun, memang belum ada paripurna yang dijadwalkan.

"Dalam waktu dekat ini, setelah (Novanto, Fadli, Fahri) pulang akan rapim. Di situ jadwal ditetapkan," kata Agus.

Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu menilai bahwa kinerja DPR terhambat dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut disebabkan karena seringnya pimpinan DPR bepergian ke luar negeri. (baca: Pimpinan Sering ke Luar Negeri, Masinton Merasa Kinerja DPR Memble)

"Pimpinan DPR sering keluar negeri, membuat kinerja DPR itu memble. Jadi kalau dimarahi rakyat, wajar-wajar saja,” kata Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Politisi PDI-P ini pun mencontohkan terhambatnya pembentukan panitia khusus untuk menyelidiki dugaan korupsi di Pelindo II. Komisi III, kata dia, sudah merekomendasikan dibentuknya pansus pelindo II.

Namun, hingga kini rekomendasi itu belum dibawa ke Badan Musyawarah dan rapat pimpinan DPR. Akibatnya, usulan itu tidak bisa dibawa ke Paripurna untuk disetujui oleh para anggota.

Selain itu, surat mengenai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang lolos, tertunda pembahasannya karena tak kunjung dibacakan di Paripurna.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X