Puan Ajak Negara-negara Berkembang Gotong Royong

Kompas.com - 27/09/2015, 16:14 WIB
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dalam sesi wawancara di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (31/10/2014). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES RODERICK ADRIAN MOZESMenteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dalam sesi wawancara di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (31/10/2014). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Penulis Ihsanuddin
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, menyatakan pentingnya negara-negara berkembang bergotong royong dalam upaya pencapaian target-target dalam Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. 

Hal tersebut disampaikan Puan kepada perwakilan dari berbagai negara di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Sabtu (26/9/2015) waktu setempat. Puan menyoroti masih tingginya tingkat kemiskinan di dunia. Upaya pembangunan di negara-negara berkembang dipandangnya akan semakin berat dengan munculnya tantangan-tantangan baru. Oleh karena itu, kerja sama internasional dibutuhkan untuk membantu negara-negara berkembang mencapai tujuan pembangunannya.

"Meskipun tanggung jawab utama pembangunan ekonomi dan sosial berada di tangan masing-masing negara, kerja sama internasional diperlukan untuk membantu negara-negara berkembang dengan memperhatikan prinsip keadilan sosial dan kemanusiaan," kata Puan dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Kompas.com, Minggu (27/9/2015).

Puan mengatakan, agenda pembangunan global yang baru disahkan ini lebih ambisius dengan cakupan tujuan dan target yang lebih luas. Hal ini dipandang akan membuat tugas pemerintah di negara-negara berkembang menjadi lebih berat. 

"Untuk mempercepat upaya pencapaian target dan tujuan pembangunan, negara-negara berkembang perlu memperkuat kerja sama internasional yang berlandaskan azas gotong royong," tegasnya.

Menurut Puan, hal penting lain yang diperlukan negara berkembang adalah pembukaan akses pasar yang luas di samping kesempatan untuk mengembangkan industrinya dan memproduksi barang yang memiliki nilai tambah.

Menutup pernyataannya, pun menegaskan pentingnya kemitraan antara pemerintah dengan kalangan swasta dan masyarakat sipil yang berperan besar dalam penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat. 

"Kemitraan tersebut akan memberi dampak positif yang kuat dalam meningkatkan hajat hidup masyarakat yang membutuhkan," ujar Puan.

Kunjungan Menko Puan Maharani ke New York kali ini adalah dalam rangka mendampingi Wapres Jusuf Kalla menghadiri KTT Pengesahan Agenda Pembangunan Pasca-2015 dan Sidang Majelis Umum PBB ke-70.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X