Kompas.com - 21/09/2015, 17:34 WIB
Pelantikan penjabat sementara Gubernur Sulawesi Utara, di Gedung C Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINPelantikan penjabat sementara Gubernur Sulawesi Utara, di Gedung C Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Direktur Jenderal Otonomi Daerah Sumarsono sebagai penjabat sementara Gubernur Sulawesi Utara. Adapun Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, telah habis masa jabatannya pada Minggu (20/9/2015).

"Saya menyampaikan rasa hormat atas nama pribadi dan pemerintah kepada Bapak Sinyo, yang 10 tahun berhasil membawa Provinsi Sulawesi Utara menjadi semakin membanggakan," ujar Tjahjo, saat memberikan sambutan pelantikan di Gedung C Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015).

Dalam sambutannya, Tjahjo memuji kepemimpinan Sinyo selama periode 2010-2015 yang telah membawa dampak cukup baik bagi Sulawesi Utara. Salah satunya, Sinyo dianggap mampu menjaga kebersamaan dan toleransi umat beragama dengan baik, serta melakukan pemerataan kesejahteraan.

Sementara itu, bagi penjabat sementara Gubernur Sumut, Tjahjo mengingatkan bahwa masih banyak regulasi yang harus disempurnakan. Terlebih lagi Sulawesi Utara, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

"Harus bekerja dengan seluruh matra TNI, darat, laut dan udara, dan menerima masukan tokoh masyarakat. Selain itu, bersama seluruh masyarakat harus berani menentukan sikap siapa lawan dan kawan yang bisa merusak kebersamaan," kata Tjahjo.

Berikutnya, Tjahjo juga meminta Sumarsono mempersiapkan pelaksanaan pilkada serentak di Sulawesi Utara. Ia berharap penjabat sementara Gubernur menjaga proses demokrasi dengan baik, karena pilkada serentak tahun ini merupakan persiapan untuk pemilu serentak pada 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Nasional
Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari Karena Miliki Senjata Api

Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari Karena Miliki Senjata Api

Nasional
Pembelajaran Tatap Muka Timbulkan Klaster Covid-19, Pimpinan DPR Prihatin

Pembelajaran Tatap Muka Timbulkan Klaster Covid-19, Pimpinan DPR Prihatin

Nasional
Kemendagri Dorong Demokrasi Berbasis 'E-voting' di Tingkat Desa

Kemendagri Dorong Demokrasi Berbasis "E-voting" di Tingkat Desa

Nasional
Azis Syamsuddin Jadi Tersangka KPK? Ini Jawaban Pimpinan DPR

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka KPK? Ini Jawaban Pimpinan DPR

Nasional
Kilas Balik 22 Tahun Tragedi Semanggi II

Kilas Balik 22 Tahun Tragedi Semanggi II

Nasional
Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit

Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit

Nasional
Jokowi: Pemerintah Kerja Siang Malam untuk Vaksinasi Covid-19 Massal

Jokowi: Pemerintah Kerja Siang Malam untuk Vaksinasi Covid-19 Massal

Nasional
Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Diharapkan Jadi Episentrum Baru Pembangunan Pemenuhan Hak Perempuan-Anak

Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Diharapkan Jadi Episentrum Baru Pembangunan Pemenuhan Hak Perempuan-Anak

Nasional
Kemendes PDTT: Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Percepat Pencapaian SDGs Desa

Kemendes PDTT: Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Percepat Pencapaian SDGs Desa

Nasional
Delapan Pegawai KPI Sudah Diperiksa Komnas HAM Terkait Kasus Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

Delapan Pegawai KPI Sudah Diperiksa Komnas HAM Terkait Kasus Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

Nasional
KPI Akan Tingkatkan Pengawasan Pegawai untuk Antisipasi Terulangnya Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual

KPI Akan Tingkatkan Pengawasan Pegawai untuk Antisipasi Terulangnya Kasus Perundungan dan Pelecehan Seksual

Nasional
Polri Akan Tetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan terhadap Muhammad Kece dalam Waktu Dekat

Polri Akan Tetapkan Tersangka Dugaan Penganiayaan terhadap Muhammad Kece dalam Waktu Dekat

Nasional
Kemenag Akan Usul Pembentukan FKUB Tingkat Pusat

Kemenag Akan Usul Pembentukan FKUB Tingkat Pusat

Nasional
Kejagung Sita 4 Aset Tanah Milik Teddy Tjokro dalam Kasus Korupsi Asabri

Kejagung Sita 4 Aset Tanah Milik Teddy Tjokro dalam Kasus Korupsi Asabri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.