Alasan PDI-P Belum Serahkan Surat PAW Tiga Menteri ke DPR

Kompas.com - 08/09/2015, 17:35 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Olly Dondokambey. KOMPAS.com/INDRA AKUNTONOKetua Fraksi PDI Perjuangan Olly Dondokambey.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Fraksi PDI Perjuangan Olly Dondokambey mengungkap alasan DPP PDI Perjuangan belum menyerahkan surat pemberhentian antar waktu (PAW) terhadap tiga anggotanya yang kini menjabat sebagai menteri.

“Kita harus melihat siapa penggantinya. Partai kan punya mekanisme (PAW),” kata Olly di Kompleks Parlemen, Selasa (8/9/2015).

Ketiga anggota Fraksi PDI Perjuangan itu adalah Puan Maharani, Tjahjo Kumolo dan Pramono Anung. Puan dan Tjahjo dilantik menjadi menteri sejak Oktober 2014 lalu. Sementara, Pramono baru dilantik pada Agustus 2015 setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan perombakan kabinet.

Menurut Olly, ketiga menteri itu sudah setuju untuk di-PAW. Namun, DPP PDI Perjuangan tetap harus mengkaji secara matang sebelum mengajukan pengganti mereka ke DPR. “Partai kan harus melihat, enggak bisa sembarangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Administrasi Keanggotaan Dewan dan Fraksi Setjen DPR RI, Suratna mengatakan, pihaknya tidak bisa memproses surat pengunduran diri pribadi yang telah dilayangkan Tjahjo dan Pramono. Sebab, DPP PDI Perjuangan belum mengajukan surat PAW kepada DPR.

Sementara Puan, hingga kini belum mengajukan surat pengunduran diri pribadi ke DPR.

“Pramono suratnya kemarin tanggal 14 Agustus kita terima disposisinya, Tjahjo tanggal 28 Oktober lalu. Kalau Puan sama sekali tidak ada, baik surat pengunduran diri pribadi atau dari DPP,” kata Suratman.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X