Anang Iskandar Dapat Penjelasan Buwas soal Ancaman Hukum Pengguna Narkoba

Kompas.com - 07/09/2015, 21:29 WIB
Kepala BNN Komjen (Pol) Budi Waseso dan Kepala Bareskrim Polri Komjen (Pol) Anang Iskandar usai acara serah terima jabatan di kompleks Mabes Polri, Senin (7/9/2015). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOKepala BNN Komjen (Pol) Budi Waseso dan Kepala Bareskrim Polri Komjen (Pol) Anang Iskandar usai acara serah terima jabatan di kompleks Mabes Polri, Senin (7/9/2015).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kepala Bareskrim yang ditunjuk sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Budi Waseso, memunculkan wacana untuk merevisi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika untuk menghukum pengguna narkoba ketimbang melakukan rehabilitasi.

Di sisi lain, program rehabilitasi pencandu narkoba adalah program yang dicanangkan Badan Narkotika Nasional (BNN) selama masa kepemimpinan Komjen Anang Iskandar, yang kini menjabat Kabareskrim. Apa tanggapan Komjen Anang Iskandar terkait rencana penggantinya itu?

Di hadapan wartawan, di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Anang menilai, Komjen Budi Waseso tidak berniat seperti itu.

"Jadi, saya (sudah) dengar omongan Pak Budi Waseso, ternyata enggak begitu (merevisi rehabilitasi). Ya, intinya beliau pengen tahulah di sini, mengevaluasi. Saya kira kalau pejabat baru begitu," ucap Anang.

Menurut catatan Kompas.com, tahun ini sendiri BNN menargetkan untuk merehabilitasi 100.000 pengguna narkoba. BNN menganggap pencandu narkoba perlu direhabilitasi ketimbang menghukumnya sebab pengguna dianggap sebagai korban.

Namun, Anang melanjutkan, dirinya ke depan akan mendukung tugas Kepala BNN yang baru dalam menangani masalah narkotika.

"Saya kan pernah (jadi) Kepala BNN. Saya akan dukung BNN sepenuhnya ini dalam melaksanakan tugas. Kalau Pak Budi duduk di sini, akan saya bantu sepenuhnya," ujar Anang di kantor yang akan diserahkannya ke Budi Waseso.

Anang berharap BNN bisa lebih baik di bawah kepemimpinan Budi Waseso. "Lebih bagus, saya sebagai manusia biasa pasti ada kelebihan dan kekurangan," ujar Anang.

Menurut informasi, Komjen Budi Waseso akan dilantik Selasa (8/9/2015) pagi di BNN. Buwas juga rencananya akan dilantik oleh Kapolri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Nasdem: Yang Tahu Hanya Pak Jokowi

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Nasdem: Yang Tahu Hanya Pak Jokowi

Nasional
Periksa Lima Saksi, KPK Telusuri Transaksi Perbankan Nurdin Abdullah

Periksa Lima Saksi, KPK Telusuri Transaksi Perbankan Nurdin Abdullah

Nasional
Polri: Dua Polisi Tersangka Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Masih Berstatus Anggota

Polri: Dua Polisi Tersangka Kasus Unlawful Killing Laskar FPI Masih Berstatus Anggota

Nasional
Anggota DPR Dinilai Beri Contoh Tak Baik karena Terabas Aturan BPOM

Anggota DPR Dinilai Beri Contoh Tak Baik karena Terabas Aturan BPOM

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, Epidemiolog Minta Menkes Ambil Sikap Tegas

Soal Vaksin Nusantara, Epidemiolog Minta Menkes Ambil Sikap Tegas

Nasional
Kasus Pengadaan Citra Satelit, KPK Dalami Adanya Penerimaan Sejumlah Uang

Kasus Pengadaan Citra Satelit, KPK Dalami Adanya Penerimaan Sejumlah Uang

Nasional
Jokowi Klaim Angka Kesembuhan Covid-19 Indonesia di Atas Rata-rata Asia dan Dunia

Jokowi Klaim Angka Kesembuhan Covid-19 Indonesia di Atas Rata-rata Asia dan Dunia

Nasional
Mendagri Minta Kepala Daerah Jadi Role Model Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19

Mendagri Minta Kepala Daerah Jadi Role Model Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19

Nasional
Menteri PPPA: Poligami Tanpa Pengetahuan, Awal Mula Perlakuan Salah kepada Perempuan

Menteri PPPA: Poligami Tanpa Pengetahuan, Awal Mula Perlakuan Salah kepada Perempuan

Nasional
Mendagri: Penambahan Kasus Positif Covid-19 Harus Jadi Perhatian Pemda Setiap Hari

Mendagri: Penambahan Kasus Positif Covid-19 Harus Jadi Perhatian Pemda Setiap Hari

Nasional
Jokowi Minta Pengembangan Industri Mobil Listrik Dipercepat

Jokowi Minta Pengembangan Industri Mobil Listrik Dipercepat

Nasional
Polri: Petugas Masih Buru KKB yang Bakar Helikopter di Banda Aminggaru

Polri: Petugas Masih Buru KKB yang Bakar Helikopter di Banda Aminggaru

Nasional
Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode Tak Mudah Diwujudkan

Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode Tak Mudah Diwujudkan

Nasional
Jokowi Harap Kapasitas Industri Otomotif Dalam Negeri Ditingkatkan

Jokowi Harap Kapasitas Industri Otomotif Dalam Negeri Ditingkatkan

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Covid-19 di Banyak Negara Melonjak karena Tak Waspada

Jokowi: Hati-hati, Covid-19 di Banyak Negara Melonjak karena Tak Waspada

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X