Kompas.com - 10/08/2015, 16:59 WIB
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto, saat ditemui di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINSekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto, saat ditemui di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memastikan mengusung calon bupati di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, salah satu wilayah yang diperpanjang pembukaan pendaftaran peserta karena hanya ada calon tunggal. Adapun calon yang diusung adalah pasangan Bambang Susanto-Sri Retno Dhewanti hasil koalisi PDI-P dengan Partai Hanura.

"Di Pacitan, demi tanggung jawab terhadap hak rakyat menentukan pemimpinnya, PDI-P mengusung calon dan menjadi pelopor di dalam mengatasi calon tunggal," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI-P, Hasto Kristiyanto, dalam pernyataan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (10/8/2015).

Hasto menuturkan, langkah mengusung calon kepala daerah di Pacitan merupakan upaya menunaikan hak konstitusional partai dalam mengajukan calon kepala daerah. PDI-P berkomitmen dan akan bekerja keras untuk memenangkan Bambang-Retno dalam Pilkada Pacitan.

Hasto menjelaskan, Bambang merupakan putra asli Pacitan yang berasal dari Kecamatan Punung dan berprofesi sebagai penilik SMP. Bambang diharapkan dapat menggarap jaringannya melalui profesi guru. Sedangkan Retni dinilai Hasto cukup populer di Pacitan dan dikenal sebagai figur yang berintegritas.

Dalam mengusung pasangan Bambang-Retno, PDI-P berkoalisi dengan Partai Hanura untuk memenuhi syarat minimal kepemilikan kursi di DPRD. Dari 40 kursi DPRD Pacitan, PDI-P hanya memiliki 6 kursi sehingga perlu tambahan minimal 2 kursi dari partai lain untuk dapat mengajukan calon kepala daerah.

Hasto berharap langkah PDI-P mengusung calon dalam pilkada Pacitan dapat diikuti partai lain, khususnya di daerah yang saat ini masih memiliki calon tidak lebih dari satu pasangan calon. Ia mendorong partai lain tetap mengusung calon kepala daerah meski yang dihadapi adalah calon petahana.

"Di Kota Surabaya, Kabupaten Blitar, juga memiliki semangat yang sama, bahwa di balik pilkada, kemenangan memang menjadi target. Namun aspek konsolidasi partai, militansi dan ideologi juga dipertaruhkan,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum ada calon dari PDI-P dan Hanura, pelaksanaan Pilkada Pacitan terancam diundur sampai 2017 karena hanya memiliki satu calon, yaitu Indartato dan Yudi Sumbogo yang diusung Partai Demokrat.

PDI-P sebelumnya sempat membentuk Koalisi Pacitan Bersatu dengan merangkul Partai Amanat Nasional (PAN), Hanura, Partai Gerindra dan Partai Golkar. Koalisi tersebut mengusung pasangan Suyatno-Effendi Budi Wirawan. Namun di detik-detik akhir, pasangan calon Suyatno-Effendi batal didaftarkan.

Selain di Pacitan, PDI-P juga berusaha mengusung calon kepala daerah di Kabupaten Tasikmalaya, Kota Mataram, Kota Samarinda, dan Kabupaten Timor Tengah Utara di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelaksanaan pilkada akan digelar serentak 9 Desember 2015 nanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinasti Politik Kepala Daerah di Indonesia yang Sungguh Ambyar

Dinasti Politik Kepala Daerah di Indonesia yang Sungguh Ambyar

Nasional
KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

Nasional
Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Nasional
Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Nasional
Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Nasional
Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Nasional
Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Nasional
TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

Nasional
Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Nasional
Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Nasional
Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Nasional
Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Nasional
Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Nasional
Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Nasional
Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.