Angka Kecelakaan Selama Mudik 2015 Turun Dibanding 2014 - Kompas.com

Angka Kecelakaan Selama Mudik 2015 Turun Dibanding 2014

Kompas.com - 26/07/2015, 21:05 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO - ARI PRASETYO Arus mudik kendaraan dua hari menjelang Idul Fitri di ruas tol pantura (Cipali dan Palikanci), Jawa Barat, tersendat sepanjang 42 kilometer, Rabu (15/7/2015). Arus kendaraan terpantau tersendat dari Ciperna (Tol Palikanci) kilometer 205 hingga Majalengka (Tol Cipali) kilometer 163.
JAKARTA, KOMPAS.com - Data yang diperoleh Korps Lalu Lintas Polri menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik Lebaran tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih angka kecelakaan yang pada 2014 mencapai, 3.888 kasus, tahun ini hanya mencapai 3.049 kasus, atau turun sebesar 21,5 persen.

"Jumlah kecelakaan pada periode H-7 hingga H 7 untuk tahun 2015, menurun sebesar 21,5 persen," ujar Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Condro Kirono, melalui keterangan pers, Minggu (26/7/2015).

Penurunan angka kecelakaan juga berdampak pada menurunnya jumlah korban akibat kecelakaan. Untuk korban meninggal dunia, pada 2014 jumlahnya mencapai 714 orang. Sementara tahun ini, jumlah korban meninggal mencapai 657 orang, atau turun sebesar 8 persen.

Selain itu, angka korban luka berat turun sebesar 45 persen. Pada 2014, penderita luka berat mencapai 1.939, sementara tahun ini, mencapai 1.068 orang.


Kemudian, untuk penderita luka ringan, tahun ini hanya terdapat 3.922 orang. Jumlah tersebut turun sebesar 13 persen, di mana pada tahun lalu, penderita luka ringan mencapai 4.532 orang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorDesy Afrianti

Terkini Lainnya

FKUB: Tempat Ibadah Itu Suci, Jangan Dipakai untuk Politik dan Sebar Hoaks

FKUB: Tempat Ibadah Itu Suci, Jangan Dipakai untuk Politik dan Sebar Hoaks

Megapolitan
Kejari Depok 3 Kali kembalikan Berkas Kasus Nur Mahmudi ke Polisi

Kejari Depok 3 Kali kembalikan Berkas Kasus Nur Mahmudi ke Polisi

Megapolitan
Pengacara Sebut Aris Idol Dijebak Seseorang yang Tawari Pekerjaan

Pengacara Sebut Aris Idol Dijebak Seseorang yang Tawari Pekerjaan

Megapolitan
Hadapi Debat Perdana, Ma'ruf Amin Mengaku Tak Tegang

Hadapi Debat Perdana, Ma'ruf Amin Mengaku Tak Tegang

Nasional
Polisi Segera Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Polisi Segera Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Regional
Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Regional
Jika KPU Tak Ikuti Putusan PTUN, Kubu OSO Minta Presiden dan DPR Turun Tangan

Jika KPU Tak Ikuti Putusan PTUN, Kubu OSO Minta Presiden dan DPR Turun Tangan

Nasional
Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,1 Persen

Survei Charta Politica: Jokowi-Ma'ruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,1 Persen

Nasional
Timses Sebut Jokowi-Ma'ruf Gelar Simulasi Debat Bersama Ahli 'Public Speaking'

Timses Sebut Jokowi-Ma'ruf Gelar Simulasi Debat Bersama Ahli "Public Speaking"

Nasional
3 Hari Berlalu, Balita di Spanyol yang Jatuh ke Sumur Belum Ditemukan

3 Hari Berlalu, Balita di Spanyol yang Jatuh ke Sumur Belum Ditemukan

Internasional
Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Regional
Polisi: Mucikari ES Punya Banyak Koleksi Foto dan Video Vulgar Artis VA

Polisi: Mucikari ES Punya Banyak Koleksi Foto dan Video Vulgar Artis VA

Regional
Pentagon Sebut China Punya Sistem Senjata Tercanggih di Dunia

Pentagon Sebut China Punya Sistem Senjata Tercanggih di Dunia

Internasional
Meriahkan Pemilu, Khilmi Buat Miniatur Jokowi dan Prabowo dari Batang Korek Api

Meriahkan Pemilu, Khilmi Buat Miniatur Jokowi dan Prabowo dari Batang Korek Api

Regional
KPK Kembali Dapat Dukungan Masyarakat Sipil untuk Tetap Memberantas Korupsi

KPK Kembali Dapat Dukungan Masyarakat Sipil untuk Tetap Memberantas Korupsi

Nasional

Close Ads X