Ini Tiga Hal yang Diminta Jokowi soal Insiden di Tolikara

Kompas.com - 25/07/2015, 09:24 WIB
KOMPAS/FABIO M LOPES COSTA Tampak Ketua Gereja Injili di Indonesia Cabang Tolikara dan perwakilan para pengunsi Ustaz Ali Muchtar saling melakukan salam khas Papua di Markas Koramil 1702-11 Karubaga, pada Rabu (22/7/2015). Kegiatan ini langsung difasilitasi oleh Bupati Tolikara Usman Wanimbo dan pimpinan aparat TNI Polri.


JAYAPURA, KOMPAS.com
- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edy Purdijatno mengemukakan tiga hal yang diminta oleh Presiden Joko Widodo terkait kasus di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua.

"Tiga hal itu, pertama Pak Presiden minta agar ruang komunikasi antarumat beragama di Papua terus didorong, sehingga permasalahan tidak meluas," kata Tedjo saat berada di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/7/2015), seperti dikutip Antara.

Kedua, kata Tedjo, Presiden meminta agar rumah kios dan tempat ibadah yang terbakar saat kerusuhan di Karubaga segera dibangun kembali.

"Ketiga, Pak Presiden minta penegakan hukum terkait masalah Tolikara harus dikedepankan," katanya.

Mengenai pembangunan rumah kios dan tempat ibadah, menurut Tedjo, pemerintah telah siapkan dana. (baca: TNI Kerahkan 100 Tentara Bangun Mushala dan Kios di Tolikara)

"Soal lahan untuk tempat pembangunannya kembali, pemerintah daerah yang akan mengaturnya, termasuk soal lahan atau tanah yang disampaikan ada kendala, tapi saya yakin hal itu bisa secepatnya diselesaikan dan dibangun," katanya.

Menko Polhukam beserta rombongan pada Jumat (24/7) sore, menemui jajaran Forkompinda Papua di Gedung Sasana Karya Kompleks Kantor Gubernur Papua membahas mengenai kasus di Tolikara. (baca: Tokoh Papua Minta Dua Tersangka Insiden Tolikara Tak Ditahan)

Malamnya, Tedjo makan malam dan dialog bersama wartawan di Kota Jayapura dan bertatap muka dengan pengurus KNPI Provinsi Papua.

Dalam acara itu, Tedjo menyampaikan bahwa masalah di Karubaga telah ditangani secara bijak dan arif. Pemerintah terus mendorong penyelesaian kasus tersebut.

"Harapannya semua pihak bisa bijak, untuk mendorong masalah ini agar tidak meluas. Karena dalam pertemuan saya dengan Gubernur Papua dan pihak-pihak berkompeten, termasuk Presiden GIDI, Ketua NU Papua Toni Wanggai, mereka menyatakan mampu menyelesaikan persoalan yang dialami," katanya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorSandro Gatra
SumberAntara

Close Ads X