Kompas.com - 16/07/2015, 18:54 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menetapkan hari raya Idul Fitri 1436 Hijriah di Indonesia pada Jumat (17/7/2015). Keputusan ini diambil setelah peserta sidang isbat menyepakati bahwa hilal telah terlihat di sejumlah lokasi di Tanah Air.

Dalam jumpa pers seusai sidang di Kementerian Agama, Kamis (16/7/2015) petang, Lukman mengatakan bahwa posisi hilal telah terlihat setidaknya di empat tempat di Indonesia. Keempat tempat itu meliputi tiga tempat di Jawa Timur, yakni Bukit Condrodipo, Gresik; Tanjung Kodok, Lamongan; dan Bojonegoro. Hilal juga terlihat dari Kepulauan Seribu, Jakarta.

Dengan kondisi tersebut, Lukman menyatakan bahwa pemerintah menetapkan awal bulan Syawal telah dimulai, dan besok semua umat Islam di Indonesia dapat melaksanakan shalat Id bersama-sama.

"Semua peserta menyepakati bahwa malam ini kami sudah memasuki 1 Syawal," ujar Lukman.

Lukman mengatakan, posisi hilal kali pertama diketahui melalui pemantauan tim hisab dan rukyat di Palabuhan Ratu, Jawa Barat. Dalam pemantauan tersebut diketahui bahwa tinggi hilal mencapai 3,11 derajat, jarak antara bulan dan matahari sejauh 5,7 derajat, dan umur hilal 9 jam. Hasil pemantauan tersebut telah melebihi ukuran minimal yang disepakati beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Menengok Pustu Plus di Dusun Aik Mual yang Terpencil

BERITA FOTO: Menengok Pustu Plus di Dusun Aik Mual yang Terpencil

Nasional
Majikan Adelina Dibebaskan, Pemerintah Dorong Pengajuan Gugatan Perdata

Majikan Adelina Dibebaskan, Pemerintah Dorong Pengajuan Gugatan Perdata

Nasional
Ditanya Kesiapannya Jadi Capres, Puan: Belum Ditunjuk, Belum Ada Tanda-tanda

Ditanya Kesiapannya Jadi Capres, Puan: Belum Ditunjuk, Belum Ada Tanda-tanda

Nasional
Bareskrim: Tersangka Kasus Indosurya Wajib Lapor Seminggu 2 Kali

Bareskrim: Tersangka Kasus Indosurya Wajib Lapor Seminggu 2 Kali

Nasional
Kemlu: Pembebasan Majikan Adelina Lisao di Malaysia Lukai Rasa Keadilan

Kemlu: Pembebasan Majikan Adelina Lisao di Malaysia Lukai Rasa Keadilan

Nasional
UPDATE 25 Juni: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,04 Persen

UPDATE 25 Juni: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,04 Persen

Nasional
Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Ini Tanggapan Kejagung

Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Ini Tanggapan Kejagung

Nasional
UPDATE 25 Juni 2022: Bertambah 1.831, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.078.725

UPDATE 25 Juni 2022: Bertambah 1.831, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.078.725

Nasional
Muhaimin Ingin Koalisi dengan Gerindra hingga 5 Partai Lain

Muhaimin Ingin Koalisi dengan Gerindra hingga 5 Partai Lain

Nasional
242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja Periode April 2021-Juni 2022

242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja Periode April 2021-Juni 2022

Nasional
Cak Imin Tanggapi Yenny Wahid: Itu Masa Lalu, Enggak Usah Dibahas

Cak Imin Tanggapi Yenny Wahid: Itu Masa Lalu, Enggak Usah Dibahas

Nasional
Harta Mardani Maming Capai Rp 44,8 Miliar, Naik Signifikan Dibanding Saat Awal Menjabat Bupati

Harta Mardani Maming Capai Rp 44,8 Miliar, Naik Signifikan Dibanding Saat Awal Menjabat Bupati

Nasional
PDI-P Sulit Berkoalisi dengan Demokrat, Hasto Singgung Pemerintahan SBY

PDI-P Sulit Berkoalisi dengan Demokrat, Hasto Singgung Pemerintahan SBY

Nasional
Kemlu Imbau Warga Tak Mudah Percaya Iklan Lowongan Kerja ke Luar Negeri

Kemlu Imbau Warga Tak Mudah Percaya Iklan Lowongan Kerja ke Luar Negeri

Nasional
Hasto Ungkap Alasan PDI-P Sulit Koalisi dengan PKS

Hasto Ungkap Alasan PDI-P Sulit Koalisi dengan PKS

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.