Calon Panglima: TNI Ingin Beli Alutsista Baru

Kompas.com - 01/07/2015, 14:06 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjawab pertanyaan wartawan sebelum memberikan arahan kepada anggota Batalyon Infanteri 134 Tuah Sakti (TS) dalam kunjungannya ke Markas Batalyon tersebut, di Batam, Selasa (23/9/2014). KSAD meminta anggota TNI untuk tidak membuat aksi balasan yang akan memperkeruh suasana dan menyerahkan penyelesaian insiden tertembaknya empat personel TNI AD dari Yonif 134/TS oleh anggota Brimobda Kepri pada Minggu malam lalu kepada tim investigasi yang segera dibentuk. TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO ARGIANTO DA NUGROHOKepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjawab pertanyaan wartawan sebelum memberikan arahan kepada anggota Batalyon Infanteri 134 Tuah Sakti (TS) dalam kunjungannya ke Markas Batalyon tersebut, di Batam, Selasa (23/9/2014). KSAD meminta anggota TNI untuk tidak membuat aksi balasan yang akan memperkeruh suasana dan menyerahkan penyelesaian insiden tertembaknya empat personel TNI AD dari Yonif 134/TS oleh anggota Brimobda Kepri pada Minggu malam lalu kepada tim investigasi yang segera dibentuk. TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo siap memberikan penjelasan mengenai peremajaan alat utama sistem persenjataan kepada Komisi I DPR dalam uji kelayakan dan kepatutan Calon Panglima TNI. Penjelasan ini diberikan sehubungan dengan jatuhnya Pesawat Hercules di Medan, kemarin.

Menurut dia, memang sudah saatnya TNI melakukan peremajaan dan modernisasi terhadap alutsista.

"Kami inginkan beli baru. Presiden di Mako Brimob dalam menghadiri Hut Bhayangkara menyampaikan bahwa kita lebih baik membeli alutsista yang baru. Kalau sudah menjadi keputusan Presiden, maka tidak bisa ditawar lagi," kata Gatot sebelum uji kelayakan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Namun, Gatot belum mau mengungkapkan secara detail bagaimana strateginya melakukan peremajaan terhadap alutsista ini. Dia mengaku akan menjelaskannya langsung di hadapan anggota Komisi I DPR.

"Nanti akan saya jelaskan di Komisi I saja," kata dia.

Selain mengenai jatuhnya pesawat Hercules, Gatot juga akan menjelaskan visi dan misinya terkait situasi global, regional dan nasional saat ini.

"Saya akan jelaskan bagaimana, tantangan bangsa ini sekarang dan ke depan. Dan bagaimana TNI efektif dan efesien dalam melaksanakan tugasnya," ucap Gatot.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X