Budi Gunawan: Mudah-mudahan Ada Calon Pimpinan KPK yang Mewakili Polri

Kompas.com - 22/06/2015, 22:25 WIB
Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan (tengah) meninggalkan ruangan tempat acara KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOKepala Lembaga Pendidikan Kepolisian Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan (tengah) meninggalkan ruangan tempat acara "commander wish" Kapolri di auditorium STIK, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2015).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Waki Kepala Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan berharap ada perwira Polri yang menjabat sebagai Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu disampaikannya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (22/6/2015).

"Mudah-mudahan ada (calon pimpinan KPK) yang mewakili Polri," ujar Budi.

Sejauh ini, menurut Budi, Polri telah memberikan rekomendasi bagi tiga perwira tinggi Polri untuk mendaftarkan diri ke Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK. Mereka adalah Irjen Yotje Mende, Irjen Syahrul Mamma, dan seorang polisi wanita Brigjen Basaria Panjaitan.

Yotje saat ini menjabat sebagai Kepala Polda Papua. Sementara, Syahrul menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi dan Keamanan Nasional di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Ada pun, Basaria masih menjabat sebagai pengajar di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespimti).

Budi mengatakan, ada dua perwira Polri lagi yang menyatakan akan mendaftarkan diri sebagai capim KPK, yakni Brigjen Samuel Budiono dan Brigjen Tubagus Anis Angkawijaya.

"Dua (perwira tinggi) lagi sedang kami telusuri rekam jejaknya. Tentunya yang terbaik yang kita kirim," ujar Budi.

Saat ini, Samuel menjabat sebagai Wakil Kepala Korps Lalu Lintas Polri. Sementara, Anis masih menjabat sebagai Asisten Sarana dan Prasarana Kepala Polri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Orang Tewas di Yahukimo Papua, TNI Sebut Ditembak KKB

5 Orang Tewas di Yahukimo Papua, TNI Sebut Ditembak KKB

Nasional
Jokowi: Situasi Pandemi Belum Berakhir, Masih 'Extraordinary'

Jokowi: Situasi Pandemi Belum Berakhir, Masih "Extraordinary"

Nasional
UPDATE: Tambah 8 Orang, Total 5.069 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 8 Orang, Total 5.069 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Satgas Sebut Positivity Rate Covid-19 Indonesia Dekati 15 Persen, Harus Dikendalikan

Satgas Sebut Positivity Rate Covid-19 Indonesia Dekati 15 Persen, Harus Dikendalikan

Nasional
Kasus Polisi Pemerkosa Remaja Briptu Nikmal dan Desakan Penyelesaian RUU PKS...

Kasus Polisi Pemerkosa Remaja Briptu Nikmal dan Desakan Penyelesaian RUU PKS...

Nasional
Satgas Covid-19 Sebut Jumlah Pemeriksaan PCR Tidak Dikurangi

Satgas Covid-19 Sebut Jumlah Pemeriksaan PCR Tidak Dikurangi

Nasional
POGI Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 terhadap Ibu Hamil

POGI Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 terhadap Ibu Hamil

Nasional
Pemerintah Diminta Segera Fungsikan Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemerintah Diminta Segera Fungsikan Asrama Haji Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Nasional
[POPULER NASIONAL] Hong Kong Tetapkan Indonesia Berisiko Tinggi Covid-19 | Polri Minta Maaf soal Pemerkosaan oleh Polisi

[POPULER NASIONAL] Hong Kong Tetapkan Indonesia Berisiko Tinggi Covid-19 | Polri Minta Maaf soal Pemerkosaan oleh Polisi

Nasional
POGI Ingatkan Risiko Persalinan Prematur akibat Covid-19

POGI Ingatkan Risiko Persalinan Prematur akibat Covid-19

Nasional
Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko: Covid-19 Menyerang Tak Pandang Bulu

Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko: Covid-19 Menyerang Tak Pandang Bulu

Nasional
Covid-19 Melonjak Drastis, Moeldoko Minta Masyarakat Saling Jaga dengan 5M

Covid-19 Melonjak Drastis, Moeldoko Minta Masyarakat Saling Jaga dengan 5M

Nasional
Satgas Covid-19 Minta Pemda Terapkan Mekanisme PPKM Mikro secara Benar

Satgas Covid-19 Minta Pemda Terapkan Mekanisme PPKM Mikro secara Benar

Nasional
Rekor Kasus Harian Covid-19, Peningkatan Dua Kali Lipat di Pulau Jawa

Rekor Kasus Harian Covid-19, Peningkatan Dua Kali Lipat di Pulau Jawa

Nasional
Vonis 4 Tahun Penjara bagi Rizieq Shihab dalam Kasus 'Swab Test' RS Ummi

Vonis 4 Tahun Penjara bagi Rizieq Shihab dalam Kasus "Swab Test" RS Ummi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X