Politisi Gerindra Dukung Jokowi Undang Ribuan Tamu Saat Pernikahan Gibran

Kompas.com - 04/06/2015, 16:19 WIB
Iriana, Gibran dan Selvie saat jumpa pers di kediaman Jokowi di Solo, Selasa (14/4/2015). KOMPAS.COM/ M WismabrataIriana, Gibran dan Selvie saat jumpa pers di kediaman Jokowi di Solo, Selasa (14/4/2015).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com 
— Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa mendukung rencana Presiden Joko Widodo mengundang ribuan tamu dalam acara pernikahan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda.

Menurut Desmond, aturan pembatasan tamu undangan yang dibuat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi tidak rasional.

"Menurut saya, ada hal-hal yang tidak rasional soal pembatasan (undangan) itu. Kalau yang tidak rasional itu dilanggar Presiden, kenapa kita dengarkan Menpan?" kata Desmond di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Desmond memahami niat baik Menteri Yuddy untuk membatasi jumlah undangan pesta pernikahan yang digelar pejabat negara karena tidak ingin terjadi ketimpangan sosial dan sebagai kampanye hidup sederhana. Namun, kata Desmond, perlu juga dipahami sulitnya Jokowi membatasi jumlah tamu undangan.

"Kalau saya presidennya, saya undang 10.000 tamu, atau semua warga boleh hadir," ujar Desmond.

Menteri Yuddy telah mengeluarkan aturan pembatasan jumlah undangan pada pesta pernikahan pejabat negara sebanyak 400 undangan. Aturan itu dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 13/2014 tentang Gerakan Hidup Sederhana yang diterbitkan Menpan-RB pada 20 November 2014.

Dalam surat edaran tersebut tercantum jumlah undangan resepsi penyelenggaraan acara seperti pernikahan, tasyakur, serta acara sejenis lainnya maksimal 400 undangan dan dihadiri tak lebih dari 1.000 orang.

Sementara undangan pernikahan putra sulung Jokowi dikabarkan mencapai 4.000 undangan untuk warga Solo, relawan Jokowi-JK, pejabat negara, dan politisi.

Rangkaian pernikahan Gibran dan Selvi dimulai pada 9 Juni 2015 dengan agenda lamaran. Kemudian, pada tanggal 10 Juni malam akan digelar acara midodareni di kediaman Presiden Jokowi di daerah Sumber.

Kemudian, untuk resepsi pada tanggal 11 Juni digelar di Gedung Graha Sabha Buana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepekan Ini, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Catat Rekor 3 Hari Berturut-turut

Sepekan Ini, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Catat Rekor 3 Hari Berturut-turut

Nasional
Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Dapat Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Dapat Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Nasional
Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Nasional
Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Nasional
UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

Nasional
Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Nasional
UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

Nasional
Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Nasional
Rizieq Shihab yang Pernah Positif Covid-19, Berawal dari Kasus RS Ummi

Rizieq Shihab yang Pernah Positif Covid-19, Berawal dari Kasus RS Ummi

Nasional
Jokowi: Saya Telah Perintahkan Vaksinasi Covid-19 Tuntas Sebelum Akhir 2021

Jokowi: Saya Telah Perintahkan Vaksinasi Covid-19 Tuntas Sebelum Akhir 2021

Nasional
Jokowi: Bulan ini Curah Hujan Ekstrem, Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

Jokowi: Bulan ini Curah Hujan Ekstrem, Waspadai Banjir dan Tanah Longsor

Nasional
Azyumardi Azra: Pembubaran FPI dan HTI Tak Timbulkan Reaksi Keras dari Kelompok Muslim Lain

Azyumardi Azra: Pembubaran FPI dan HTI Tak Timbulkan Reaksi Keras dari Kelompok Muslim Lain

Nasional
Jokowi: Kita Harus Optimistis Awal 2021 Jadi Titik Balik Pandemi di RI

Jokowi: Kita Harus Optimistis Awal 2021 Jadi Titik Balik Pandemi di RI

Nasional
Besok, Kepala Basarnas dan Panglima TNI akan Tinjau Lokasi Bencana di Kalsel dan Mamuju

Besok, Kepala Basarnas dan Panglima TNI akan Tinjau Lokasi Bencana di Kalsel dan Mamuju

Nasional
Banjir Kalsel, Jokowi Perintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI, dan Kapolri Kirim Bantuan Secepatnya

Banjir Kalsel, Jokowi Perintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI, dan Kapolri Kirim Bantuan Secepatnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X