Menko Polhukam Sebut Bentrokan Antar Oknum TNI sebagai Kasus Kenakalan Remaja

Kompas.com - 03/06/2015, 15:04 WIB
Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijanto melakukan konferensi pers bersama Jaksa Agung, Pimpinan KPK, Plt Kapolri, dan Menkumham di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/3/2015). KPK melimpahkan kasus rekening gendut Budi Gunawan (BG) kepada Kejaksaan dengan alasan BG telah menang praperadilan melawan KPK. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA DANY PERMANAMenkopolhukam Tedjo Edhy Purdijanto melakukan konferensi pers bersama Jaksa Agung, Pimpinan KPK, Plt Kapolri, dan Menkumham di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/3/2015). KPK melimpahkan kasus rekening gendut Budi Gunawan (BG) kepada Kejaksaan dengan alasan BG telah menang praperadilan melawan KPK. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, bentrokan yang melibatkan empat anggota TNI Angkatan Udara dan lima anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2015) malam, sebagai kasus kenakalan remaja. Ia membantah jika kasus tersebut dikatakan sebagai bentrokan antarlembaga.

"Itu hanya kenakalan remaja. Ini bukan bentrok institusi, ini bentrok orang per orang yang kemudian memanggil teman-temannya. Mereka juga tidak memakai pakaian dinas," ujar Tedjo saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Tedjo mengatakan, kemungkinan besar keributan terjadi akibat sikap saling ejek satu sama lain. Ia meminta agar masalah tersebut tidak dibesar-besarkan sehingga cepat diselesaikan oleh para pimpinan dari kedua institusi.

Meski demikian, Tedjo mengatakan, bentrokan seharusnya tidak terjadi apabila terdapat kontrol dari pimpinan masing-masing. Para petinggi, lanjutnya, harus dapat membina para bawahannya agar hal tidak terpuji tersebut tidak terjadi.

Menurut Tedjo, saat ini lima anggota Kopassus yang terlibat bentrokan telah diperiksa Detasemen Polisi Militer Surakarta. Sementara itu, anggota TNI AU yang terlibat juga sedang diperiksa oleh institusi terkait.

Sebelumnya, beberapa media mengabarkan peristiwa bentrokan yang terjadi antara oknum TNI AU dan Kopassus di sebuah kafe di Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam bentrokan tersebut, Serma Zulkifli, seorang anggota Bintara Sarban Dislog Derma Mabes AU, dikabarkan tewas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X