Kompas.com - 27/05/2015, 19:10 WIB
Manusia menyemut melakukan tawaf mengelilingi Kakbah, bangunan suci di Masjidil Haram, di Kota Mekkah, Arab Saudi, bagian dari kegiatan haji, 8 Oktober 2013. Lebih dari dua juta muslim tiba di kota suci ini untuk ibadah haji tahunan. AFP PHOTO / FAYEZ NURELDINEManusia menyemut melakukan tawaf mengelilingi Kakbah, bangunan suci di Masjidil Haram, di Kota Mekkah, Arab Saudi, bagian dari kegiatan haji, 8 Oktober 2013. Lebih dari dua juta muslim tiba di kota suci ini untuk ibadah haji tahunan.
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Presiden Joko Widodo meminta penurunan biaya ibadah haji 2015 sebesar 502 dollar AS tidak mengurangi pelayanan untuk para jemaah haji. Permintaan itu langsung disambut oleh Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin yang menjamin akan ada peningkatan layanan dalam beberapa hal.

"Efisiensi ini tidak boleh menurunkan kualitas layanan jemaah haji. Justru untuk bisa terus ditingkatkan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Lukman Hakim memastikan pengurangan ongkos ibadah haji tidak akan memengaruhi layanan untuk jemaah haji. Ia bahkan berani memastikan bahwa ada beberapa peningkatan layanan untuk jemaah haji tahun ini. (Baca: Jokowi: Biaya Ibadah Haji 2015 Turun 502 Dollar AS)

Peningkatan layanan itu, kata Lukman, adalah dengan diberikannya makanan katering satu kali dalam sehari selama 15 hari untuk seluruh jemaah haji. Layanan ini, kata dia, belum pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, ada juga penambahan layanan berupa penyediaan bus selama 24 jam untuk jemaah haji yang menginap dalam radius 2 kilometer di luar Masjidil Haram. Ia yakin, layanan ini akan berjalan efektif mengingat semakin diperkecilnya wilayah distribusi dari 12 wilayah menjadi enam wilayah.

"Efisiensi penurunan ibadah haji sama sekali tidak mengurangi kualitas pelayanan ibadah haji," ucap Lukman.

Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 64/2015 tentang Pembiayaan Haji 2015. Perpres tersebut yang menjadi payung hukum bagi Kementerian Agama untuk melakukan langkah efisiensi dan berujung pada penurunan ongkos ibadah haji.

Ongkos ibadah haji tahun 2015 turun sebesar 502 dollar AS. Tahun sebelumnya, biaya ibadah haji mencapai 3.219 dollar AS dan tahun ini menjadi 2.717 dollar AS.

Lukman menambahkan, biaya haji tersebut akan disesuaikan setiap tahunnya dengan pembahasan bersama DPR. Tahun 2015, kuota jemaah haji Indonesia mencapai sekitar 168.000 jemaah.

"Rata-rata (ongkos haji tahun ini) 2.717 dollar AS, yang kursnya ditentukan pada saat membayar karena kurs fluktuatif," kata Lukman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BNN Bantah Punya Daftar Target Operasi dari Kalangan Selebriti

BNN Bantah Punya Daftar Target Operasi dari Kalangan Selebriti

Nasional
Tanggapi Pelat Nomor Mirip Polisi Milik Arteria Dahlan, Ketua Fraksi PDI-P: Rasanya Saya Enggak Punya

Tanggapi Pelat Nomor Mirip Polisi Milik Arteria Dahlan, Ketua Fraksi PDI-P: Rasanya Saya Enggak Punya

Nasional
Ribut Kritik Kajati Berbahasa Sunda: Arogansi Arteria Dahlan yang Berujung Permintaan Maaf

Ribut Kritik Kajati Berbahasa Sunda: Arogansi Arteria Dahlan yang Berujung Permintaan Maaf

Nasional
Terjaring OTT KPK, Hakim Itong Pernah Diskors karena Bebaskan 2 Terdakwa Korupsi

Terjaring OTT KPK, Hakim Itong Pernah Diskors karena Bebaskan 2 Terdakwa Korupsi

Nasional
Ketua Fraksi PDI-P Sebut Arteria Dahlan Akan Dibina

Ketua Fraksi PDI-P Sebut Arteria Dahlan Akan Dibina

Nasional
Fraksi PDI-P Panggil Arteria Soal Ucapan Copot Kajati Berbahasa Sunda dan Mobil Pelat Nomor Polisi

Fraksi PDI-P Panggil Arteria Soal Ucapan Copot Kajati Berbahasa Sunda dan Mobil Pelat Nomor Polisi

Nasional
Jadi Calon Pangkostrad, I Nyoman Cantiasa Eks Danjen Kopassus yang Janji Hancurkan Teroris Papua

Jadi Calon Pangkostrad, I Nyoman Cantiasa Eks Danjen Kopassus yang Janji Hancurkan Teroris Papua

Nasional
Minta Maaf Setelah Diprotes Masyarakat Sunda, Arteria Dahlan Siap Disanksi PDI-P

Minta Maaf Setelah Diprotes Masyarakat Sunda, Arteria Dahlan Siap Disanksi PDI-P

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Tuding Pembangunan IKN sebagai Megaproyek Oligarki yang Ancam Keselamatan Rakyat

Koalisi Masyarakat Sipil Tuding Pembangunan IKN sebagai Megaproyek Oligarki yang Ancam Keselamatan Rakyat

Nasional
Diprotes Masyarakat Sunda, Arteria Dahlan Akhirnya Minta Maaf

Diprotes Masyarakat Sunda, Arteria Dahlan Akhirnya Minta Maaf

Nasional
Prabowo Ingin Kerja Sama Pertahanan-Keamanan dengan Negara ASEAN Diperkuat

Prabowo Ingin Kerja Sama Pertahanan-Keamanan dengan Negara ASEAN Diperkuat

Nasional
Prabowo Pastikan Program Komponen Cadangan Akan Dilanjutkan Tahun Ini

Prabowo Pastikan Program Komponen Cadangan Akan Dilanjutkan Tahun Ini

Nasional
Pemerintah Pertimbangkan Relokasi Warga di Daerah Rawan Gempa di Pandeglang

Pemerintah Pertimbangkan Relokasi Warga di Daerah Rawan Gempa di Pandeglang

Nasional
Ditangkapnya 2 Kepala Daerah asal Golkar dalam 2 Pekan, Pembelaan KPK dan Respons Partai Beringin

Ditangkapnya 2 Kepala Daerah asal Golkar dalam 2 Pekan, Pembelaan KPK dan Respons Partai Beringin

Nasional
Desak Rehabilitasi, Sejumlah Anggota Komisi III Soroti Vonis Bui Nia Ramadhani-Ardi Bakrie

Desak Rehabilitasi, Sejumlah Anggota Komisi III Soroti Vonis Bui Nia Ramadhani-Ardi Bakrie

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.