Kompas.com - 26/05/2015, 16:51 WIB
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memerintahkan kepada seluruh kepala daerah agar memeriksa secara langsung kasus beredarnya beras plastik yang sedang ramai dibicarakan. Menurut dia, kepala daerah perlu mengambil tindakan cepat sebagai langkah pencegahan sebelum peredaran beras plastik semakin meluas.

"Gubernur, wali kota, dan bupati, saya perintahkan untuk turun ke bawah, ke pengecer, pedagang dan distributor beras, untuk mengecek langsung kasus beredarnya beras plastik," ujar Tjahjo saat ditemui di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Tjahjo mengatakan, permasalahan beras plastik harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Kasus beredarnya beras palstik tidak hanya akan merugikan petani, tetapi juga menipu masyarakat. Selain itu, menurut Tjahjo, ia juga meminta Kepolisian dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menyelidiki jalur distribusi beras-beras plastik tersebut. Ia menduga beras plastik diedarkan melalui produksi yang dilakukan di dalam negeri.

"Statement Menteri Perdagangan, dari Januari sampai sekarang tidak ada impor beras. Berarti dari mana beras-beras plastik ini?" kata Tjahjo.

Ia berharap kasus tersebut dapat segera diselesaikan oleh para penegak hukum. Menurut Tjahjo, sanksi hukuman bagi para pembuat beras palsu akan disesuaikan dengan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.