Kompas.com - 04/05/2015, 18:27 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi langkah yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, yang mengajukan praperadilan. Permohonan praperadilan itu diajukan setelah kepolisian melakukan penangkapan dan penahanan, Jumat (1/5/2015).

"Bagus, bagus, bagus, itu saja. Iya betul sudah bagus," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat.

Praperadilan ini diharapkannya bisa mengungkapkan lebih jelas permasalahan dalam kasus Novel.

Pada Senin siang, kuasa hukum mendaftarkan permohonan praperadilan terhadap Polri ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kuasa hukum menilai proses penangkapan hingga penahanan Novel tidak sesuai dengan asas hukum.

Menurut kuasa hukum, banyak proses hukum yang dinilai janggal, mulai dari perbedaan pasal sangkaan antara surat penahanan dan surat perintah penyidikan. Sikap Polri yang dinilai sangat tertutup soal perkara Novel, hingga surat penangkapan yang disebut-sebut kedaluwarsa juga ikut dipermasalahkan.

Pihak Novel berharap permohonan gugatan praperadilan atas Polri tersebut dikabulkan oleh pengadilan. Dengan demikian, proses penahanan dan penangkapan kliennya oleh penyidik Bareskrim menjadi tidak sah atau cacat secara hukum.

Novel ditetapkan Polri sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan berat terhadap pencuri sarang burung walet pada 2004. Setelah sempat ditangkap, kini Novel dibebaskan Polri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.