Setelah Gelar "May Day", Buruh Berencana Bentuk Partai Politik

Kompas.com - 23/04/2015, 16:05 WIB
Aksi buruh di May Day (Hari Buruh) 2014 direkam dari udara menggunakan drone.

JAKARTA, KOMPAS.com — Gerakan Buruh Indonesia (GBI) bersepakat akan membentuk partai politik sendiri setelah mengadakan aksi pada peringatan May Day 2015 (Hari Buruh Internasional).

"Partai nanti akan terdiri dari konfederasi, federasi, serikat pekerja, dan elemen gerakan rakyat yang lain," kata Komite Persiapan-Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KP-KPBI) Ilham Syah di Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Dalam kegiatan jumpa pers tersebut, ia menjelaskan, May Day tahun ini akan menjadi aksi terbesar para buruh.

"Akan ada sekitar 178.000 massa dalam aksi May Day nanti, ini merupakan aksi terbesar," katanya.

Aksi tersebut akan menuntut beberapa hal, di antaranya pembatalan kenaikan upah tiap lima tahun sekali, revisi Permen 19 Tahun 2013 tentang tenaga alih daya (outsourcing).

Kemudian, revisi total tentang UU No 2 Tahun 2004 tentang PPHI, meminta perlindungan negara terhadap buruh korban PHK massal.

Selanjutnya, menuntut membentuk undang-undang perlindungan buruh. Pembentukan partai secara teknis akan dibahas setelah aksi Mayday 2015.

Tindakan tersebut akibat ketidakpuasan buruh karena kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFidel Ali Permana
SumberAntara
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X