"Jokowi sejak Awal Sadar Para Menterinya Bukan yang Terbaik"

Kompas.com - 22/04/2015, 19:38 WIB
sabrina asril/kompas.com Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio.

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo diminta segera mengevaluasi kinerja para menterinya dan merombak susunan Kabinet Kerja. Pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai, sejak awal Jokowi menyiratkan bahwa para menteri yang duduk di kabinetnya bukanlah orang-orang terbaik di posisinya.

"Jokowi tahu menterinya bukan orang-orang terbaik. Waktu pengumuman di Istana, dia tidak bilang 'Ini menteri terbaik', tapi 'menteri terpilih'," ujar Hendri di Jakarta, Rabu (22/4/2015).

Menurut Hendri, Jokowi hanya memperkenalkan para menterinya secara simbolis bahwa menteri tersebut berbeda dengan menteri sebelumnya. Hal itu dianggap hanya untuk pencitraan pemerintahan baru.

"Misalnya, 'Ini dia menteri perempuan pertama di kementerian ini', 'Ini dia menteri pertama dari Papua'. Tapi dia ngerti, itu bukan menteri terbaik buat dia," kata Hendri.


Hendri menilai, para menteri di Kabinet Kerja cenderung bekerja untuk menyenangkan Jokowi selaku presiden, bukan untuk kepentingan rakyat. Jokowi terkesan memaksakan membangun pemerintahan yang memiliki citra berbeda dengan pemerintahan sebelumnya, tetapi keliru menempatkan orang-orang di kabinetnya.

"Tapi, dengan keadaan ini, dia harus cepat atasi kegaduhan. Kalau menterinya jelek, ya ganti saja biar tidak mengganggu menteri yang bagus," kata Hendri.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X