Prananda Prabowo Tak Ikut Ramah-tamah Setelah Dilantik Jadi Pengurus PDI-P

Kompas.com - 10/04/2015, 23:00 WIB
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto (kiri) bersama Ketua DPP PDI-P Prananda Prabowo dalam Kongres IV PDI-P di Sanur, Bali, Jumat (10/4/2015). KOMPAS.com/INDRA AKUNTONOSekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto (kiri) bersama Ketua DPP PDI-P Prananda Prabowo dalam Kongres IV PDI-P di Sanur, Bali, Jumat (10/4/2015).
|
EditorBayu Galih

SANUR, KOMPAS.com - Ketua Bidang Ekonomi Kreatif DPP PDI Perjuangan, Muhammad Prananda Prabowo, tidak mengikuti ramah tamah dengan peserta Kongres IV PDI-P, Jumat (10/4/2015), di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur. Padahal, acara ramah tamah itu digelar hanya beberapa saat setelah pelantikan pengurus struktural DPP PDI-P periode 2015-2020.

Saat acara pelantikan, Prananda mengenakan kaos berkerah warna merah. Inilah pertama kalinya putra keduanya Megawati dari suami pertama (alm) Letnan Satu Penerbang Sirindro Supjarso itu menjadi pengurus struktural DPP PDI-P.

Setelah acara pelantikan selesai dan masuk sesi ramah tamah, Prananda tidak tampak dalam barisan para pengurus. Dalam acara ramah tamah, seluruh peserta kongres memberikan ucapan selamat pada pengurus DPP PDI-P.

Megawati dan Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto hadir dalam ramah tamah tersebut. Ketika acara pelantikan, Prananda berdiri di sebelah Hasto.

Belum terkonfirmasi alasan Prananda tak hadir dalam acara ramah tamah.

Bagi Megawati, Prananda memiliki bakat yang menonjol di bidang seni dan ekonomi kreatif. Tapi Prananda lebih suka berada di belakang layar.

"Pasti ini akan bertanya, ada namanya Muhammad Prananda. Dia ini anaknya senangnya ngumpet," kata Megawati, saat menyampaikan struktur kepengurusannya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Minta Masyarakat Perbanyak Wastafel Portabel

Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Minta Masyarakat Perbanyak Wastafel Portabel

Nasional
Data Pasien Covid-19 Per 5 April: 2.273 Positif, Tersebar di 32 Provinsi

Data Pasien Covid-19 Per 5 April: 2.273 Positif, Tersebar di 32 Provinsi

Nasional
RUU KUHP Dinilai Tak Layak Disahkan Pekan Ini

RUU KUHP Dinilai Tak Layak Disahkan Pekan Ini

Nasional
KPK Tahan Tersangka Kasus Alih Fungsi Hutan

KPK Tahan Tersangka Kasus Alih Fungsi Hutan

Nasional
Masker yang Kini Diwajibkan untuk Cegah Penularan Corona...

Masker yang Kini Diwajibkan untuk Cegah Penularan Corona...

Nasional
Kajari Bantul Sembuh, Kejaksaan Agung Termotivasi Mengatasi Covid-19

Kajari Bantul Sembuh, Kejaksaan Agung Termotivasi Mengatasi Covid-19

Nasional
Telegram Kapolri, Pemain Harga dan TImbun Kebutuhan Saat Wabah Covid-19 Jadi Incaran

Telegram Kapolri, Pemain Harga dan TImbun Kebutuhan Saat Wabah Covid-19 Jadi Incaran

Nasional
Penghina Presiden dan Pejabat dalam Penanganan Covid-19 Terancam Sanksi Penjara

Penghina Presiden dan Pejabat dalam Penanganan Covid-19 Terancam Sanksi Penjara

Nasional
Pemerintah Telah Menguji 9.712 Spesimen dalam Tes Covid-19

Pemerintah Telah Menguji 9.712 Spesimen dalam Tes Covid-19

Nasional
Pemerintah Terima Donasi Rp 82 Miliar untuk Penanganan Corona, Masyarakat Jangan Berkecil Hati

Pemerintah Terima Donasi Rp 82 Miliar untuk Penanganan Corona, Masyarakat Jangan Berkecil Hati

Nasional
Daerah Bisa Ajukan Pembatasan Sosial ke Pemerintah Pusat jika Penuhi Dua Kriteria

Daerah Bisa Ajukan Pembatasan Sosial ke Pemerintah Pusat jika Penuhi Dua Kriteria

Nasional
Masyarakat Diminta Bersihkan Sarang Nyamuk untuk Hindari Penyakit Demam Berdarah

Masyarakat Diminta Bersihkan Sarang Nyamuk untuk Hindari Penyakit Demam Berdarah

Nasional
Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Nasional
Sebaran 181 Kasus Baru Covid-19, Pasien Bertambah di 13 Provinsi

Sebaran 181 Kasus Baru Covid-19, Pasien Bertambah di 13 Provinsi

Nasional
Kemenkes: Pembatasan Sosial Berskala Besar Beda dengan Karantina

Kemenkes: Pembatasan Sosial Berskala Besar Beda dengan Karantina

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X