Menteri Agama Laporkan Semua Pembuat Situs Nikah Siri ke Polisi

Kompas.com - 23/03/2015, 16:38 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim (tengah) memberikan salam kepada Ibu Negara Iriani Widodo sebelum melakukan sumpah jabatan di acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMenteri Agama Lukman Hakim (tengah) memberikan salam kepada Ibu Negara Iriani Widodo sebelum melakukan sumpah jabatan di acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/10/2014).
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Menteri Agama Lukman Hakim mengatakan, pemerintah telah melaporkan semua pembuat situs layanan nikah siri online kepada kepolisian. Para pelaku dianggap telah melakukan penipuan dengan menerbitkan buku nikah palsu untuk para pengantin.

"Iya sudah kami laporkan, sudah. Jadi, semua, tidak hanya satu. Semua situs yang membuka layanan nikah siri online itu masuk pidana karena mereka lakukan penipuan dengan menerbitkan buku nikah," ujar Lukman di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (23/3/2015).

Lukman menyatakan, buku nikah yang diterbitkan penyelenggara nikah itu dipastikan palsu. Pasalnya, perwakilan Kementerian Agama sama sekali tidak tahu-menahu adanya buku nikah itu. (Baca: Kemenag Minta Kominfo Blokir Situs Nikah Siri "Online")

"Aneh juga masa nikah siri kenapa harus pakai buku nikah," ucap dia.

Pemerintah, sebut Lukman, juga sudah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir situs-situs yang melayani jasa nikah siri online. Setidaknya, sudah ada sembilan situs yang diblokir.

Lukman mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan jasa nikah siri online. Hal ini karena nikah siri tidak diakui oleh negara sehingga pihak perempuan dipastikan menjadi pihak yang dirugikan.

"Pasti merugikan perempuan. Menikah itu kan sakral, suami istri bangun komitmen, masing-masing punya hak dan tanggung jawab sama untuk dipenuhi. Nikah siri karena tidak dicatat agama, kalau ada perceraian kemudian terkait harta dan status anak tersebut, kemudian negara tidak bisa bersikap karena negara tidak mencatat," ungkap Lukman.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Kemenlu: Pria Bertato Indonesia yang Ikut Rusuh Saat Demo Terkait George Floyd Bukan WNI

Nasional
Dinyatakan Hakim Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Dinyatakan Hakim Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Kata Menkominfo

Nasional
Ombudsman: Pemerintah Jangan Ragu Perbaiki Lagi Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Ombudsman: Pemerintah Jangan Ragu Perbaiki Lagi Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Nasional
Kantongi 817 Aduan Bansos, Ombudsman Sarankan Pemerintah Evaluasi Kebijakan Covid-19

Kantongi 817 Aduan Bansos, Ombudsman Sarankan Pemerintah Evaluasi Kebijakan Covid-19

Nasional
ICW Sebut Praktik Korupsi di Perguruan Tinggi Bukan Hal Baru, Ini Modus-modusnya...

ICW Sebut Praktik Korupsi di Perguruan Tinggi Bukan Hal Baru, Ini Modus-modusnya...

Nasional
Putusan Berkekuatan Hukum Tetap, KPK Segera Eksekusi Bupati Cianjur

Putusan Berkekuatan Hukum Tetap, KPK Segera Eksekusi Bupati Cianjur

Nasional
Mensos: Rakyat Berharap Besar pada Kemensos dalam Penanggulangan Covid-19

Mensos: Rakyat Berharap Besar pada Kemensos dalam Penanggulangan Covid-19

Nasional
Imaji Harapan dan Ancaman di Masa Pandemi

Imaji Harapan dan Ancaman di Masa Pandemi

Nasional
Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro dan Heru Hidayat Juga Didakwa dengan Pasal Pencucian Uang

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro dan Heru Hidayat Juga Didakwa dengan Pasal Pencucian Uang

Nasional
Hadapi Pandemi, Masyarakat Diminta Perbanyak Konsumsi Sumber Vitamin Alami

Hadapi Pandemi, Masyarakat Diminta Perbanyak Konsumsi Sumber Vitamin Alami

Nasional
Ombudsman: Dinsos Paling Banyak Dilaporkan Terkait Dampak Pandemi

Ombudsman: Dinsos Paling Banyak Dilaporkan Terkait Dampak Pandemi

Nasional
Divonis Langgar Hukum soal Blokir Internet Papua, Ini Tanggapan Menkominfo

Divonis Langgar Hukum soal Blokir Internet Papua, Ini Tanggapan Menkominfo

Nasional
Enam Terdakwa Kasus Jiwasraya Didakwa Rugikan Negara Rp 16,8 Triliun

Enam Terdakwa Kasus Jiwasraya Didakwa Rugikan Negara Rp 16,8 Triliun

Nasional
Ketua DPR Minta Perguruan Tinggi Gelar Kajian Ilmiah Menyongsong Tatanan Baru

Ketua DPR Minta Perguruan Tinggi Gelar Kajian Ilmiah Menyongsong Tatanan Baru

Nasional
Kemenlu: Jumlah WNI Meninggal akibat Covid-19 di Saudi Bertambah 6 Orang

Kemenlu: Jumlah WNI Meninggal akibat Covid-19 di Saudi Bertambah 6 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X