Sebanyak 24 Kepala Negara Dipastikan Hadir dalam Konferensi Asia-Afrika

Kompas.com - 20/03/2015, 19:59 WIB
Sejumlah foto dokumentasi, baik peristiwa maupun potret tokoh, dipamerkan dalam Pameran Foto Membangun Solidaritas Asia Afrika di Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/8/2014). Pameran itu terkait dengan tumbuhnya Gerakan Non Blok. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOSejumlah foto dokumentasi, baik peristiwa maupun potret tokoh, dipamerkan dalam Pameran Foto Membangun Solidaritas Asia Afrika di Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/8/2014). Pameran itu terkait dengan tumbuhnya Gerakan Non Blok.
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 24 kepala negara dipastikan hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika yang akan dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat pada 22-23 April 2015 mendatang. Saat ini, Indonesia masih menantikan konfirmasi kedatangan kepala negara lain dari undangan yang sudah disebar.

"Ada 85 negara, yang merupakan kepala negara per tiga hari yang lalu yang sudah konfirmasi 24 kepala negara," ujar Staf Kantor Kepresidenan Yanuar Nugroho dalam jumpa pers di Gedung Bina Graha, Jumat (19/3/2015).

Namun, saat ditanyakan lebih lanjut soal kepala negara yang memastikan hadir itu, Yanuar mengaku tak memiliki datanya. Dia pun tidak tahu apakah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dipastikan hadir dalam KTT Asia-Afrika. Yanuar hanya mengungkapkan sudah ada 109 undangan yang disebar ke negara-negara Asia dan Afrika.

Menurut Yanuar, setiap saat jumlah kepala negara atau kepala pemerintahan yang hadir akan terus berkembang. Pihak yang bertanggung jawab soal undangan negara ini, kata dia, adalah Direktorat Jenderal Asia-Pasifik.

Seperti diketahui, KTT Asia Afrika kali ini mengangkat tema penguatan kerja sama negara-negara di kawasan selatan. Setidaknya ada empat acara utama yang akan dilakukan yakni Senior Official Meeting (SOM) pada19 April, pertemuan tingkat menteri 20 April, KTT Asia-Afrika 22-23 April, dan peringatatan KAA pada 24 April.

Acara akan dilakukan di dua tempat yaitu Jakarta dan Bandung. KTT Aasia-Afrika akan menghasilkan tiga dokumen yaitu Bandung Message, Declaration on Reinvigorating the New Asian-African Strategic Partnership, dan Declaration of Palestine. Sementara pada puncak acara peringatan KAA ke-60, seluruh kepala negara akan melakukan napak tilas perjalanan KAA pertama kali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulihkan Industri Pariwisata, Wapres: Pemerintah Siapkan Basis Data Terpadu bagi UMKM

Pulihkan Industri Pariwisata, Wapres: Pemerintah Siapkan Basis Data Terpadu bagi UMKM

Nasional
UPDATE: Bertambah 15 di Jerman, Total 2.813 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Bertambah 15 di Jerman, Total 2.813 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir, TNI AU Terbangkan Pesawat ke Kalsel

Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir, TNI AU Terbangkan Pesawat ke Kalsel

Nasional
Gempa Susulan Bermagnitudo 5,0 Guncang Majene, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Susulan Bermagnitudo 5,0 Guncang Majene, Tak Berpotensi Tsunami

Nasional
Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo: Antara Tantangan, Respons Positif KPK, dan Dukungan Rekan Sejawat

Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo: Antara Tantangan, Respons Positif KPK, dan Dukungan Rekan Sejawat

Nasional
Sepekan Ini, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Catat Rekor 3 Hari Berturut-turut

Sepekan Ini, Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Catat Rekor 3 Hari Berturut-turut

Nasional
Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Dapat Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Menkes Wacanakan Penerima Vaksin Covid-19 Dapat Sertifikat, Bisa Jadi Syarat Bepergian

Nasional
Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Analisis dan Catatan BMKG soal Gempa Majene, Rentetan Sejarah, hingga Potensi Gempa Susulan

Nasional
Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Jokowi: Saya Akan Terus Pantau Perkembangan Bencana di Tanah Air

Nasional
UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene

Nasional
Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Saat Kedekatan Komjen Listyo dan Presiden Jokowi Disorot...

Nasional
UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

UPDATE: Hingga Pukul 20.00 WIB, 42 Orang Meninggal Akibat Gempa Mamuju dan Majene

Nasional
Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Polri Kirim Pesawat hingga Personel untuk Bantu Penanganan Gempa di Sulawesi Barat

Nasional
Rizieq Shihab yang Pernah Positif Covid-19, Berawal dari Kasus RS Ummi

Rizieq Shihab yang Pernah Positif Covid-19, Berawal dari Kasus RS Ummi

Nasional
Jokowi: Saya Telah Perintahkan Vaksinasi Covid-19 Tuntas Sebelum Akhir 2021

Jokowi: Saya Telah Perintahkan Vaksinasi Covid-19 Tuntas Sebelum Akhir 2021

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X