TNI Gelar Latihan Sekaligus Tekan Pergerakan Teroris di Poso

Kompas.com - 17/03/2015, 19:21 WIB
Panglima TNI Jenderal Moeldoko Kompas.com/SABRINA ASRILPanglima TNI Jenderal Moeldoko
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan bahwa TNI akan menggelar latihan di Poso, Sulawesi Tengah, pada akhir Maret 2015. Poso dipilih sebagai lokasi latihan karena medannya yang cocok, sekaligus untuk menekan pergerakan kelompok radikal yang ditengarai bersembunyi di wilayah sekitar.

"Namanya latihan harus medan yang sebenarnya," kata Moeldoko, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (17/3/2015).

Moeldoko menuturkan, pergerakan kelompok radikal jaringan Santoso atau para pengikut ISIS terendus ada di sekitar Poso. Ia ingin TNI memperkuat kinerja Polri yang intensif menekan pergerakan jaringan teroris.

"Memang ada (di sana) seperti kelompok Santoso. Kalau kita diamkan, kok (mereka) nyaman di sana," ucap Moeldoko.

Secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhie Purdijatno mengungkapkan bahwa latihan TNI yang digelar di Poso bisa saja dimanfaatkan untuk menjalankan operasi pembasmian kelompok radikal. Ia menyebut TNI akan menerjunkan pasukan pemukul reaksi cepat (PPRC) dalam latihan tersebut.

Menurut Tedjo, pergerakan kelompok radikal di Poso bisa dirasakan meski tidak terlalu besar. Ia berharap latihan TNI ini akan menjamin keamanan Poso, khususnya saat berlangsungnya Sail Tomini pada September 2015.

"TNI latihan di sana, dan akan dilanjutkan dengan operasi kan bisa saja," ujar Tedjo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Baru Perjalanan Dalam Negeri, Ini Syarat Naik Pesawat Saat PPKM

Aturan Baru Perjalanan Dalam Negeri, Ini Syarat Naik Pesawat Saat PPKM

Nasional
Kasus Bupati Bandung Barat Aa Umbara, KPK Panggil Wabup Hengky Kurniawan

Kasus Bupati Bandung Barat Aa Umbara, KPK Panggil Wabup Hengky Kurniawan

Nasional
UPDATE: Tambah 21 di Pakistan, Total 5.499 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 21 di Pakistan, Total 5.499 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Jokowi: Setiap ASN Harus Punya Jiwa Melayani Masyarakat

Jokowi: Setiap ASN Harus Punya Jiwa Melayani Masyarakat

Nasional
Jokowi: Tidak Boleh Ada Lagi ASN yang Minta Dilayani seperti Zaman Kolonial

Jokowi: Tidak Boleh Ada Lagi ASN yang Minta Dilayani seperti Zaman Kolonial

Nasional
Kemenkes: Indonesia Masih Miliki 50 Juta Dosis Vaksin, Cukup hingga Pertengahan Agustus

Kemenkes: Indonesia Masih Miliki 50 Juta Dosis Vaksin, Cukup hingga Pertengahan Agustus

Nasional
Menpan RB: Penyederhanaan Birokrasi Dimulai dari Mengubah Pola Pikir ASN

Menpan RB: Penyederhanaan Birokrasi Dimulai dari Mengubah Pola Pikir ASN

Nasional
Kesaksian Rosihan Anwar Saat Kerusuhan 27 Juli 1996...

Kesaksian Rosihan Anwar Saat Kerusuhan 27 Juli 1996...

Nasional
Ini Aturan Kegiatan Keagamaan di Wilayah PPKM yang Dirilis Kemenag...

Ini Aturan Kegiatan Keagamaan di Wilayah PPKM yang Dirilis Kemenag...

Nasional
Jokowi: Tak Boleh Ada Lagi Ego Sektoral di Antara ASN

Jokowi: Tak Boleh Ada Lagi Ego Sektoral di Antara ASN

Nasional
Ketika Orde Baru Tuding PRD Salah Satu Penyebab Kerusuhan 27 Juli 1996

Ketika Orde Baru Tuding PRD Salah Satu Penyebab Kerusuhan 27 Juli 1996

Nasional
Menko PMK Minta Pemda Segera Habiskan Stok Vaksin Covid-19

Menko PMK Minta Pemda Segera Habiskan Stok Vaksin Covid-19

Nasional
Aturan Baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Saat PPKM Level 4 Dirilis, Ini Ketentuannya

Aturan Baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Saat PPKM Level 4 Dirilis, Ini Ketentuannya

Nasional
Kunjungan ke Kaltim, Menko PMK Imbau Perusahaan Besar Bantu Kebutuhan Oksigen Lewat CSR

Kunjungan ke Kaltim, Menko PMK Imbau Perusahaan Besar Bantu Kebutuhan Oksigen Lewat CSR

Nasional
Mahfud Ajak Kerja Sama Ormas Keagamaan Tekan Kasus Covid-19

Mahfud Ajak Kerja Sama Ormas Keagamaan Tekan Kasus Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X