Jokowi: Jangan Mau Pasar Kita Diduduki "Entrepreneur" Asing!

Kompas.com - 12/03/2015, 12:28 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Nangroe Aceh Darussalam Abdullah Zaini saat berkunjung ke Bendungan Paya Seunara di Kota Sabang, Aceh, Selasa (10/3/2015). KOMPAS.com/SABRINA ASRILPresiden Joko Widodo bersama Gubernur Nangroe Aceh Darussalam Abdullah Zaini saat berkunjung ke Bendungan Paya Seunara di Kota Sabang, Aceh, Selasa (10/3/2015).
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau generasi muda untuk tidak takut mengembangkan jiwa kewirausahaan. Indonesia, sebut Jokowi, adalah pasar yang besar dan tengah dilirik oleh dunia internasional. Jokowi tidak mau pasar itu kemudian dikuasai oleh pihak asing.

"Negara kita negara besar, pasar sangat besar, peluang juga sangat besar. Orang luar lihat bahwa pasar kita harus diserang dan diduduki. Saya katakan dalam ruangan ini, jangan mau pasar kita diduduki oleh entrepreneur dari negara lain," ujar Jokowi saat menghadiri acara penganugerahan Wirausaha Muda Mandiri di Jakarta, Kamis (12/3/2015).

Untuk mencegah pasar Indonesia dikuasai asing, Jokowi berharap agar generasi muda Indonesia bisa menguasainya terlebih dulu. Pengusaha mebel yang kemudian merangkak menjadi Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, dan akhirnya menjadi Presiden RI itu mengaku bangga atas munculnya wirausaha muda.

"Anak-anak muda ini pandai membaca peluang," kata Jokowi.

Menurut dia, inovasi para wirausaha muda saat ini sudah sangat maju dan beragam. Jokowi mencontohkan lahirnya game-game hingga tenaga listrik tenaga ombak yang dibuat para wirausaha itu.

"Ini hal-hal yang di luar orang-orang jadul seperti saya," kata dia.

Karena itu, Jokowi mengaku yakin ekonomi Indonesia akan bergerak jika generasi mudanya mau menjadi wirausaha. Namun, dia berpesan jika ingin masuk ke dunia usaha, jangan terlalu banyak berpikir.

"Yang belum masuk ke dunia usaha, masuklah dulu. Kalau jatuh gimana? Ya, bangkit lagi. Yang penting jangan ada rasa takut untuk mulai usaha," papar Jokowi.

Di dalam acara ini, Jokowi sempat berbincang dengan tiga pemenang wirausaha muda. Jokowi mengaku terkesima dengan omzet yang didapat para pengusaha muda itu.

Dia lalu memberikan insentif tambahan sebesar Rp 100 juta untuk lima orang wirausaha muda pilihan Bank Mandiri.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Sidang, Terungkap Aliran Dana Fee Bansos: untuk Juliari, Cita Citata, hingga Pembelian Brompton

Dalam Sidang, Terungkap Aliran Dana Fee Bansos: untuk Juliari, Cita Citata, hingga Pembelian Brompton

Nasional
Doni Monardo Minta Instansi Pemerintah Hingga BUMN Awasi Mobilitas Karyawan Selama 11-14  Maret

Doni Monardo Minta Instansi Pemerintah Hingga BUMN Awasi Mobilitas Karyawan Selama 11-14 Maret

Nasional
Menpan RB Minta Penerapan Larangan Bepergian ASN Dilaporkan Online

Menpan RB Minta Penerapan Larangan Bepergian ASN Dilaporkan Online

Nasional
Menlu: 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca Didapatkan dari Jalur Multilateral

Menlu: 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca Didapatkan dari Jalur Multilateral

Nasional
Kemenkes Sebut Empat Temuan Varian Baru Covid-19 Ditemukan Di 4 Provinsi Ini..

Kemenkes Sebut Empat Temuan Varian Baru Covid-19 Ditemukan Di 4 Provinsi Ini..

Nasional
Kemenkes: Virus Corona B.1.1.7 Lebih Menular, tapi Tidak Lebih Mematikan

Kemenkes: Virus Corona B.1.1.7 Lebih Menular, tapi Tidak Lebih Mematikan

Nasional
Jhoni Allen Sebut Terpilihnya Moeldoko Tak Terkait dengan Jabatannya di Pemerintahan

Jhoni Allen Sebut Terpilihnya Moeldoko Tak Terkait dengan Jabatannya di Pemerintahan

Nasional
Pemeriksaan Spesimen Rendah, IDI Ingatkan Pemerintah Bahaya Rasa Aman Palsu

Pemeriksaan Spesimen Rendah, IDI Ingatkan Pemerintah Bahaya Rasa Aman Palsu

Nasional
4 Pasien yang Terpapar Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Sempat Alami Gejala Ringan dan Sedang

4 Pasien yang Terpapar Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Sempat Alami Gejala Ringan dan Sedang

Nasional
Pemerintah Klaim PPKM Mikro Berhasil Tekan Kasus Aktif Covid-19

Pemerintah Klaim PPKM Mikro Berhasil Tekan Kasus Aktif Covid-19

Nasional
Dibatalkan, Putusan PTUN soal Pernyataan Jaksa Agung terkait Tragedi Semanggi

Dibatalkan, Putusan PTUN soal Pernyataan Jaksa Agung terkait Tragedi Semanggi

Nasional
Indonesia Kedatangan 1 Juta Vaksin Astrazeneca

Indonesia Kedatangan 1 Juta Vaksin Astrazeneca

Nasional
Menkes: 4 Pasien yang Terpapar Covid-19 dari Virus Corona B.1.1.7 Sudah Sembuh

Menkes: 4 Pasien yang Terpapar Covid-19 dari Virus Corona B.1.1.7 Sudah Sembuh

Nasional
Menpan RB Larang ASN dan Keluarganya Pergi ke Luar Daerah Selama 10-14 Maret

Menpan RB Larang ASN dan Keluarganya Pergi ke Luar Daerah Selama 10-14 Maret

Nasional
Tak Hanya Jawa-Bali, PPKM Mikro Jilid III Berlaku di Kaltim, Sulsel, dan Sumut

Tak Hanya Jawa-Bali, PPKM Mikro Jilid III Berlaku di Kaltim, Sulsel, dan Sumut

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X