Kompas.com - 11/03/2015, 18:15 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com
- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui, usulannya tentang penambahan dana negara untuk partai politik sebesar Rp 1 triliun belum tepat diterapkan saat ini. Menurut Tjahjo, perlu banyak kajian sebelum wacana itu direalisasikan setidaknya setelah pemilu serentak 2019.

Tjahjo menjelaskan, penambahan dana untuk partai politik baru bisa dilakukan jika kesejahteraan masyarakat terjamin dan adanya ketersediaan anggaran dalam kas negara. Mengenai besaran jumlahnya, kata Tjahjo, dapat disesuaikan.

"Wacana itu kan masih kita lempar dulu, tunggu 2019 dulu. Anggarannya cukup enggak," kata Tjahjo, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Tjahjo mengatakan, wacana yang dilontarkannya yaitu alokasi sebesar Rp 1 triliun untuk seluruh partai peserta pemilu yang dibagi rata berdasarkan perolehan suara. Meski demikian, lanjut Tjahjo, tambahan dana untuk partai politik harus diikuti dengan transparansi pembiayaan partai yang terbebas dari segala bentuk korupsi. Ia sepakat jika penambahan anggaran juga harus diimbangi dengan sanksi yang tegas.

"Siap untuk enggak korupsi. Siap enggak kalau partai terindikasi korupsi dipotong tidak bisa ikut pemilu. Kan semua persyaratan harus clear. Soal jumlah kan relatif, tapi kalau korupsi bisa dibubarkan partai itu," kata Tjahjo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.