Kompas.com - 27/02/2015, 19:05 WIB
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (dua kanan) bersama Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (dua kiri), Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan (kiri), dan Wakil Ketua Umum Drajad Wibowo menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN 2015 di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/1/2015). Rakernas tersebut diselenggarakan sebagai persiapan menuju Kongres PAN April mendatang. TRIBUNNEWS / DANY PERMANAKetua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (dua kanan) bersama Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (dua kiri), Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan (kiri), dan Wakil Ketua Umum Drajad Wibowo menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN 2015 di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/1/2015). Rakernas tersebut diselenggarakan sebagai persiapan menuju Kongres PAN April mendatang.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com – Peneliti Pusat Data Bersatu Agus Herta Sumarto mengatakan, kepuasan kader Partai Amanat Nasional terhadap kinerja DPP PAN yang dipimpin Hatta Rajasa tidak signifikan. Meski perolehan suara PAN di bawah kepemimpinan Hatta Rajasa meningkat pada Pemilu Legislatif 2014 lalu, hal itu dianggap bukan sesuatu yang luar biasa.

“Dan ini juga terbukti jika dilihat dari hasil survei tadi, bahwa Hatta sedikit lebih berhasil dengan kepuasan kader terhadap kinerja DPP PAN yang mencapai 57 persen,” kata Agus, saat menyampaikan hasil survei PDB di Jakarta, Jumat (27/2/2015).

Ia membandingkan perolehan suara PAN pada saat Pileg 2004 dengan Pileg 2014. Saat itu, PAN yang dipimpin Amien Rais memperoleh 7.303.324 suara atau sekitar 6,44 persen dari total suara nasional. Sementara, jumlah partai politik yang menjadi peserta pemilu saat itu sebanyak 24 partai. 

Sementara, pada Pileg 2014, perolehan suara PAN hanya mengalami peningkatan sekitar 1,15 persen. Jumlah suara PAN yakni 9.481.621 atau sekitar 7,59 persen dari total perolehan suara nasional. Padahal, jumlah partai politik yang menjadi peserta pemilu menurun drastis.

“Pileg kemarin kan pesertanya hanya 12 partai. Berbeda dengan Pileg di masanya Amien Rais. Jadi wajar saja, saat itu perolehan suara PAN lebih sedikit karena partainya lebih banyak,” ujarnya.

Agus menambahkan, meski kenaikan perolehan suara PAN tidak signifikan, kader cukup puas terhadap capaian itu. Hal tersebut terlihat dari survei atas kepuasan kader terhadap perolehan suara PAN pada Pileg 2014.

“57 persen merasa puas dengan perolehan suara PAN pada Pileg 2014. 42 persen merasa tidak puas, dan hanya 1 persen yang tidak tahu,” kata Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Survei ini dilakukan dengan metodologi wawancara via telepon dalam rentang waktu 18–23 Februari 2015. Jumlah responden yang diwawancara sebanyak 225 orang dari 593 orang pemilik suara. Ada pun, margin of error atas hasil survei ini sebesar 6,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Nasional
Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Nasional
Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Nasional
Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Nasional
Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Nasional
Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Nasional
UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

Nasional
Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Nasional
Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Nasional
 UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

Nasional
Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Nasional
UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.