Kompas.com - 19/02/2015, 16:33 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun Baru Imlek merupakan waktu sebagian orang mendapat lebih banyak rezeki. Salah satunya adalah pedagang pernak pernik yang mengalami peningkatan omzet hingga tiga kali lipat.

Toko Istana Pasir, misalnya, yang mengalami lonjakan omzet cukup signifikan. Bahkan, untuk menambah keuntungan, pengelola toko yang menjual pernak-pernik ini ikut menggelar lapak di mal-mal yang khusus dibuka dalam rangka memeriahkan Imlek.

"Barang-barang yang dijual di mal kan harganya lebih mahal, hingga 50 persen lebih tinggi," ujar Fitri (33) salah satu karyawan toko yang berlokasi di Kampung China, Cibubur itu, kepada Kompas.com, Kamis (19/2/2015).

Maka, sudah menjadi agenda tahunan bagi toko tersebut untuk membuka gerai di mal setiap menjelang Imlek. Toko itu pun mulai menjajakan pernak-pernik khas Imlek sejak 13 Februari lalu.

"Kami membuka gerai dalam rangka event Imlek ini 16 mal di Jakarta," kata perempuan yang sudah tujuh tahun bekerja di toko tersebut. Meski begitu, Fitri enggan merinci besarnya omzet yang toko tersebut dapatkan. Ia hanya mengatakan, adanya peningkatan omzet yang signifikan.

Dwi (25), karyawan toko pernak-pernik lainnya mengatakan, penjualan paling ramai adalah pada H-2 Imlek. Biasanya, pada hari iru pengunjung membeli banyak pernak-pernik Imlek, seperti amplop angpau, boneka, gantungan, hingga tempelan dinding.

"Kalau sudah pas hari H-nya memang agak sepi. Namun, kami masih buka sampai tanggal 1 Maret nanti," kata perempuan yang mengenakan baju Shanghai berwarna merah ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.