SBY Minta Kader Demokrat Tetap Kritis tetapi Santun terhadap Pemerintahan Jokowi

Kompas.com - 12/02/2015, 08:31 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sebelum memimpin rapat pleno di DPP Partai Demokrat, Kamis (11/12/2014). Kompas.com/SABRINA ASRILKetua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sebelum memimpin rapat pleno di DPP Partai Demokrat, Kamis (11/12/2014).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

MAGELANG, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua kader Partai Demokrat menjaga situasi dengan baik dalam menyikapi berbagai persoalan pemerintahan dan negara saat ini. Hal itu disampaikannya dalam rapat konsolidasi kader Demokrat se-DIY dan Jawa Tengah, seperti disampaikan pengurus DPP Demokrat, Roy Suryo, Rabu (11/2/2015) malam, di Magelang, Jawa Tengah.

Roy mengatakan, SBY juga berpesan agar para kader Demokrat menyampaikan kritik terhadap pemerintah secara santun.

"Saat memberikan arahan rapat konsolidasi, Pak SBY menyampaikan kepada seluruh kader agar tetap menjaga situasi dan kondisi pemerintah dan negara dengan baik. Namun, tetap kritis terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi dengan santun, terstruktur, dan sesuai undang-undang," ujar Roy.

Selain itu, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengungkapkan, dalam rapat tersebut, SBY juga sempat menyinggung mengenai konflik antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kepolisian RI hingga menyinggung kerja sama Indonesia dengan perusahaan produsen mobil Malaysia, Proton. Namun, Roy enggan merinci arahan dan apa yang disampaikan SBY terkait persoalan-persoalan tersebut.

Seusai memberikan arahan, SBY enggan memberikan jawaban saat ditanya mengenai situasi politik Tanah Air.

Rapat konsolidasi Partai Demokrat se-Jateng dan DIY itu dihadiri sejumlah petinggi Partai Demokrat, seperti Sekjen Edhi Baskoro (Ibas), Ketua Harian DPP Demokrat Syarief Hasan, Pramono Edhie Wibowo, dan Agus Hermanto.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga: Semoga Golkar Menang Pilkada, Pileg dan Pilpres 2024

Airlangga: Semoga Golkar Menang Pilkada, Pileg dan Pilpres 2024

Nasional
Airlangga: Golkar Partai Tertua dan Paling Demokratis di Indonesia

Airlangga: Golkar Partai Tertua dan Paling Demokratis di Indonesia

Nasional
Soal Tudingan Kecurangan Pemilu 2009, Demokrat Sebut Hasto Gagal Move On dari Kekalahan

Soal Tudingan Kecurangan Pemilu 2009, Demokrat Sebut Hasto Gagal Move On dari Kekalahan

Nasional
PKB Yakin Cak Imin Menang jika Diusung dalam Pilpres 2024

PKB Yakin Cak Imin Menang jika Diusung dalam Pilpres 2024

Nasional
[POPULER NASIONAL] Demokrat: SBY Tidak Perlu Koar-koar soal Prestasi | Kemenkes Minta Nakes Kembalikan Kelebihan Insentif

[POPULER NASIONAL] Demokrat: SBY Tidak Perlu Koar-koar soal Prestasi | Kemenkes Minta Nakes Kembalikan Kelebihan Insentif

Nasional
Nasdem: Syarat Tes PCR Penumpang Pesawat Memberatkan Masyarakat

Nasdem: Syarat Tes PCR Penumpang Pesawat Memberatkan Masyarakat

Nasional
Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Nasional
Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Nasional
Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Nasional
Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Nasional
Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Nasional
Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Nasional
Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Nasional
UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.