Menristek PT: Mobnas Hanya Berbahan Bakar Listrik

Kompas.com - 09/02/2015, 16:49 WIB
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMenteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
EditorSandro Gatra


BATAM, KOMPAS.com
- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menegaskan, pengembangan teknologi mobil nasional (Mobnas) hanya untuk yang berbahan bakar listrik, bukan bahan bakar minyak atau lainnya.

"Ya, hanya listrik," kata Nasir usai mengunjungi Politeknik Batam di Kota Batam Kepulauan Riau, Senin (9/2/2015), seperti dikutip Antara.

Kementerian memilih pengembangan mobil nasional dari energi listrik karena ramah lingkungan. Ia mengatakan, tidak dipilihnya pengembangan kendaraan berbahan bakar minyak karena jumlah persediaannya yang semakin terbatas.

Indonesia juga sengaja tidak memilih untuk mengembangkan mobil nasional berbahan bakar minyak karena teknologinya sudah dikuasai oleh Jepang dan Korea sehingga sulit untuk ditandingi.

Saat ini, pengembangan mobil nasional sedang dalam tahap evaluasi dan diuji oleh BPPT. Dua perguruan tinggi terlibat dalam pengembangannya, yaitu dari Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung.

Dari evaluasi dan uji coba itu, diharapkan dapat diketahui kelemahan dari mobil yang dirancang.

"Sehingga akhir tahun bisa diketahui kelemahan apa," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Nasir tidak menjawab pertanyaan terkait kerja sama bisnis pengadaan mobil dengan perusahaan di Malaysia. Ia mengalihkan pembicaraan dengan menjelaskan rencana pengembangan teknologi di Batam.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X