Hary Tanoe Janji Tak Gunakan MNC Goup untuk Kepentingan Politik Perindo

Kompas.com - 07/02/2015, 22:11 WIB
Hary Tanoesoedibjo KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESHary Tanoesoedibjo
Penulis Ihsanuddin
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo baru saja mendeklarasikan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Hary pun berjanji tidak akan menggunakan MNC Group untuk kepentingan politik partainya.

"Organisasi MNC Group sebagai bidang usaha, antara lain medianya, tidak akan digunakan untuk politik," kata Hary dalam konferensi pers usai acara deklarasi, di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/2/2015) malam.

Hary yang didaulat menjadi Ketua Umum Perindo ini mengatakan, dia masuk ke dunia politik adalah secara pribadi. Bukan sebagai CEO MNC Group. "Saya, Harry Tanoe, sebagai anak bangsa ingin berpolitik, kan tidak salah," ujarnya.

Mantan Politisi Partai Nasdem dan Hanura itu meyakini, Perindo akan segera tampil dalam kancah perpolitikan nasional. Dengan begitu, Perindo bisa menjalankan cita-citanya untuk mensejahterakan Indonesia.


Acara deklarasi sendiri berlangsung cukup meriah dengan dihadiri oleh tokoh politik dan tokoh nasional. Hadir dalam acara tersebut diantaranya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz, Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tanjung, dan Sekjen Golkar Idrus Marham Hadir pula Menteri Perindustrian Saleh Husin, Ketua DPR Setya Novanto, Ketua DPD Irman Gusman,

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X