Kompas.com - 06/02/2015, 16:30 WIB
Jaksa Agung HM Prasetyo (kanan) memberikan keterangan pers terkait eksekusi mati 6 terpidana narkoba di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Minggu (18/1/2015). TRIBUNNEWS/DANY PERMANAJaksa Agung HM Prasetyo (kanan) memberikan keterangan pers terkait eksekusi mati 6 terpidana narkoba di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Minggu (18/1/2015).
EditorTri Wahono

Pemerintahan Jokowi-JK telah genap 100 hari, Selasa (27/1/2015), sejak dilantik pada 20 Oktober 2014. Kebijakan strategis dan langkah politik dari para pejabat baru pemerintahan menjadi sorotan. Kompas.com hari ini menulis 100 artikel yang berisi kebijakan dan peristiwa menonjol yang terjadi dalam 100 hari pemerintahan baru dari hari ke hari.

KOMPAS.com
 — Pelaksanaan hukuman mati terhadap enam terpidana narkotika, Minggu (18/1/2015) dini hari, mendapat reaksi beragam. Di satu sisi, Jokowi dinilai tegas melawan mafia narkotika. Di sisi lain, pemerintah dikritik karena tetap melanggengkan hukuman mati yang dianggap tak sesuai nilai-nilai kemanusiaan.

Enam terpidana mati dieksekusi di tempat berbeda masing-masing lima orang di Nusakambangan dan satu orang di Boyolali. Dua di antaranya warga negara Belanda dan Brasil.

Saat bersepeda di arena car free day di Bundaran HI, pada pagi harinya, Jokowi menyatakan sempat ditelepon Raja Willem Alexander dan Presiden Brasil Dilma Rousseff yang meminta keringanan hukuman. Namun, Jokowi menegaskan bahwa hukuman tersebut atas putusan pengadilan sehingga harus dilaksanakan dan bagian dari kedaulatan negara.

Brasil dan Belanda memanggil duta besarnya di Indonesia dan sempat dikabarkan menarik mereka. Namun, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi kemudian mengklarifikasi bahwa kedua negara hanya memanggil duta besar untuk melakukan konsultasi.

Jaksa Agung HM Prasetyo dalam jumpa pers di Kejagung, Minggu pagi, menegaskan bahwa hukuman mati adalah bentuk keseriusan negara memberantas mafia narkoba yang merusak generasi muda. Ia menyebut hukuman mati sebenarnya suatu keprihatinan, tetapi hukum harus ditegakkan.

Selain soal hukuman mati, pada hari ke-91 pemerintahan Jokowi-JK, juga muncul wacana calon ketua umum PAN. Amien Rais mendukung Ketua MPR Zulkifli Hasan sebagai calon ketua umum berikutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nama-nama calon anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) juga mengemuka, antara lain tokoh PDI-P yang juga mantan Ketua MPR Sidarto Danusubroto dan Ketua DPP PPP Suharso Manoarfa. Masuknya tokoh-tokoh politik dalam Wantimpres mendapat sorotan.

Suhu politik di Tanah Air juga masih memanas memasuki bulan ketiga pemerintahan Jokowi-JK karena kontroversi calon kepala Polri Budi Gunawan yang telah ditetapkan menjadi tersangka kasus rekening tak wajar oleh KPK. Meski telah disetujui DPR, Jokowi menunda pelantikan kepala Polri baru sampai kasus hukumnya jelas.

Sementara itu, Presiden mengangkat Wakapolri Komjen Badrodin Haiti sebagai penyelenggara tugas kepala Polri sementara setelah Jenderal Polisi Sutarman diberhentikan. Langkah tersebut lebih banyak mendapat kritikan ketimbang apresiasi. Jokowi masih harus menyelesaikan proses pergantian kepala Polri.

Berikut rangkuman artikel pada hari ke-91 pemerintahan Jokowi-JK:
1. Enam Terpidana Mati Narkoba Telah Dieksekusi  
2. Eksekusi Hukuman Mati Bukan Hal Menggembirakan, melainkan Keprihatinan 
3. Warganya Dieksekusi Mati di Nusakambangan, Brasil dan Belanda Tarik Dubesnya
4. Jokowi Tegaskan Perang terhadap Mafia Narkoba
5. Ingin Peremajaan, Amien Rais Dukung Zulkifli Hasan Calon Ketua Umum PAN
6. Sidarto Ditunjuk sebagai Salah Satu Anggota Wantimpres oleh PDI-P
7. Pengangkatan Komjen Badrodin Haiti sebagai Plt Kapolri Dikritik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singgung UU Cipta Kerja, AMAN Nilai Indonesia Dibentuk Jadi Bangsa Tidak Beradab

Singgung UU Cipta Kerja, AMAN Nilai Indonesia Dibentuk Jadi Bangsa Tidak Beradab

Nasional
UPDATE 28 Oktober: 259.541 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,14 Persen

UPDATE 28 Oktober: 259.541 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,14 Persen

Nasional
Kementerian PPPA: Pelayanan bagi Korban Kekerasan Harus Terus Dilakukan

Kementerian PPPA: Pelayanan bagi Korban Kekerasan Harus Terus Dilakukan

Nasional
UPDATE 28 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 34,14 Persen

UPDATE 28 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 34,14 Persen

Nasional
UPDATE: Sebaran 723 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Tertinggi

UPDATE: Sebaran 723 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Tertinggi

Nasional
Profil Usmar Ismail, Bapak Perfilman yang Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan oleh Jokowi

Profil Usmar Ismail, Bapak Perfilman yang Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan oleh Jokowi

Nasional
Megawati: Kalau Memungkinkan, Bikinlah di Setiap Daerah Patung Bung Karno

Megawati: Kalau Memungkinkan, Bikinlah di Setiap Daerah Patung Bung Karno

Nasional
Usut Dugaan Korupsi Dana Insentif Daerah, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Tabanan

Usut Dugaan Korupsi Dana Insentif Daerah, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Tabanan

Nasional
Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Mega Tanya Jokowi Kok Saya Lagi?

Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Mega Tanya Jokowi Kok Saya Lagi?

Nasional
UPDATE 28 Oktober: Ada 7.248 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 Oktober: Ada 7.248 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 34, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 143.333 Jiwa

UPDATE: Bertambah 34, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 143.333 Jiwa

Nasional
UPDATE 28 Oktober: 12.440 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 28 Oktober: 12.440 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 28 Oktober: Bertambah 984, Kasus Sembuh dari Covid-19 Capai 4.086.759

UPDATE 28 Oktober: Bertambah 984, Kasus Sembuh dari Covid-19 Capai 4.086.759

Nasional
Soal Jadi Capres 2024, Muhaimin: Tidak Ada Kader PKB yang Tak Siap

Soal Jadi Capres 2024, Muhaimin: Tidak Ada Kader PKB yang Tak Siap

Nasional
UPDATE: Bertambah 723, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.242.532

UPDATE: Bertambah 723, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.242.532

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.