Kisah di Balik 17 Menit Penemuan Ekor QZ8501 dan Tabung yang Kehabisan Oksigen

Kompas.com - 07/01/2015, 20:26 WIB
Anggota TNI AL melihat benda yang diduga serpihan pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata, Sabtu (3/1/2015). AFP PHOTO / STRAnggota TNI AL melihat benda yang diduga serpihan pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata, Sabtu (3/1/2015).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

Untungnya, setiap penyelam yang turun ke dasar laut selalu ditemani oleh penyelam lain. Rekan Boflen, Oot, masih memiliki oksigen yang cukup untuk membawa dirinya serta Boflen sampai ke permukaan. Akhirnya, satu tabung oksigen dipakai untuk berdua secara bergantian.

"Itulah perjuangan tim penyelam kita ini," kata Rasyid bangga.

Rasyid pun mengingatkan kepada Boflen dan penyelam yang lain untuk tetap mengutamakan keselamatan. Segala pekerjaan, kata Rasyid, harus dilakukan sesuai prosedur keamanan yang berlaku.

"Jangan sampai ekor pesawat sudah ketemu, kita men-SAR penyelam kita sendiri," ujarnya.

Empat lokasi dalam empat hari

Penyelaman yang dilakukan tim gabungan TNI AL ini sudah dimulai sejak Minggu (4/1/2015). Setiap hari, tim penyelam mencoba beragam titik koordinat yang diperkirakan terdapat bangkai pesawat di bawahnya.

Hasilnya, tim penyelam justru menemukan bangkai-bangkai kapal yang sudah lama karam. Sonar yang digunakan oleh kapal pencari memang hanya bisa sebatas mendeteksi benda logam. Namun, tim penyelam tidak putus asa dan tetap melakukan pencarian berdasarkan titik koordinat yang diberikan kepada mereka. Usaha baru membuahkan hasil pada hari keempat di tempat yang keempat.

Di titik koordinat 03.36.31 lintang selatan dan 109.41.66 bujur timur, terdampar ekor pesawat AirAsia yang bisa membawa proses pencarian ini ke babak baru.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X