Tiga Jenazah Diketahui Identitasnya Sebagai Grayson Herbert, Khairunisa, dan Kevin Alexander

Kompas.com - 02/01/2015, 15:04 WIB
Mobil jenazah milik TNI Angkatan Udara akan dipakai untuk mengantarkan jenazah korban AirAsia QZ8501 dari Landasan Udara TNI Angkatan Laut Juanda ke RS Bhayangkara Jawa Timur, Rabu (31/12/2014). sabrina asril/kompas.comMobil jenazah milik TNI Angkatan Udara akan dipakai untuk mengantarkan jenazah korban AirAsia QZ8501 dari Landasan Udara TNI Angkatan Laut Juanda ke RS Bhayangkara Jawa Timur, Rabu (31/12/2014).
|
EditorBayu Galih

SURABAYA, KOMPAS.com - Jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 yang berhasil diketahui identitasnya bertambah. Pada Jumat (2/1/2015) siang ini, tiga jenazah diketahui bernama Grayson Herbert Linaksita, Khairunisa Haidar Fauzi, dan Kevin Alexander Soetjipto.

"Tadi siang kami sudah selesaikan rapat rekonsiliasi dan sudah ada 3 jenazah yang berhasil diidentifikasi," ujar Kepala Tim Disaster and Victim Identification (DVI) Jawa Timur Komisaris Besar Budiyono.

Ketiga jenazah yang berhasil teridentifikasi yakni jenazah dengan nomor label B002 diketahui bernama Grayson Herbert Linaksita. Selain itu ada pula jenazah dengan nomor label B004 dipastikan bernama Khairunisa Haidar Fauzi dan jenazah dengan nomor label B006 bernama Kevin Alexander Soetjipto.

Jenazah Grayson adalah yang pertama kali tiba di RS Bhayangkara bersama jenazah Lutfiah Hayati Hamid. Namun, Grayson belum berhasil diidentifikasi kemarin karena masih ada data yang kurang. (Baca: Belum Teridentifikasi oleh DVI Polri, Ini Ciri-ciri Jenazah Berlabel B002) Data itu akhirnya berhasil dilengkapi dan jenazah dengan label B002 dipastikan adalah Grayson.


Sementara Khairunisa merupakan pramugari dari AirAsia. Identitas Khairunisa diketahui dari seragam AirAsia yang dikenakannya. (Baca: Pada Jenazah Pramugari AirAsia, Ditemukan "Nametag", Cincin, dan Jam Alexandre Christie)

Sedangkan jenazah Kevin Alexander Soetjipto sempat diketahui setelah tim SAR gabungan menemukan KTP dengan nama tersebut. KTP itu diketahui bernomor 3575040101940009. Selain itu, jenazah itu juga diketahui membeli tiket pada 4 Mei 2014 dan lahir pada tanggal 1 Januari 1994. (Baca: Dari Tujuh Jenazah, Ditemukan "Nametag" Pramugari dan KTP Penumpang AirAsia)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD dan Dana Otsus Aceh Capai Rp 17 Triliun, Jokowi Wanti-wanti Pemda

APBD dan Dana Otsus Aceh Capai Rp 17 Triliun, Jokowi Wanti-wanti Pemda

Nasional
Walhi: RUU Cipta Kerja Seolah-olah Berpihak pada Rakyat, tapi Sebenarnya Layani Korporasi

Walhi: RUU Cipta Kerja Seolah-olah Berpihak pada Rakyat, tapi Sebenarnya Layani Korporasi

Nasional
Golkar Yakin Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Tak Akan Berlanjut

Golkar Yakin Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Tak Akan Berlanjut

Nasional
Jokowi Minta Diberi Waktu Jawab Persoalan Perjanjian Helsinki-Aceh

Jokowi Minta Diberi Waktu Jawab Persoalan Perjanjian Helsinki-Aceh

Nasional
Jokowi Kaget Progres Pembangunan Tol Aceh Sangat Cepat

Jokowi Kaget Progres Pembangunan Tol Aceh Sangat Cepat

Nasional
Soal Pilwalkot Solo, Ketua DPP: Peluang Gibran Dicalonkan PDI-P Cukup Besar

Soal Pilwalkot Solo, Ketua DPP: Peluang Gibran Dicalonkan PDI-P Cukup Besar

Nasional
Ombudsman Sebut Pasal 170 Draf RUU Cipta Kerja Bisa Hancurkan Konstitusi

Ombudsman Sebut Pasal 170 Draf RUU Cipta Kerja Bisa Hancurkan Konstitusi

Nasional
Komunitas Motor Besar hingga Ojol Ikut Cerdas Cermat 4 Pilar MPR

Komunitas Motor Besar hingga Ojol Ikut Cerdas Cermat 4 Pilar MPR

Nasional
Kecelakaan Susur Sungai Sleman, KPAI Minta Sekolah Perhatikan Risiko Kegiatan di Alam Terbuka

Kecelakaan Susur Sungai Sleman, KPAI Minta Sekolah Perhatikan Risiko Kegiatan di Alam Terbuka

Nasional
Polemik RUU Cipta Kerja, Ombudsman Segera Panggil 2 Kementerian

Polemik RUU Cipta Kerja, Ombudsman Segera Panggil 2 Kementerian

Nasional
Polemik Pasal 170 RUU Cipta Kerja, Peran Kemenkumham Dipertanyakan

Polemik Pasal 170 RUU Cipta Kerja, Peran Kemenkumham Dipertanyakan

Nasional
Eks Wakil Ketua Kwarnas Bantah Tuduhan Buwas soal Penguasaan Aset Pramuka

Eks Wakil Ketua Kwarnas Bantah Tuduhan Buwas soal Penguasaan Aset Pramuka

Nasional
Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Nasional
Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh Bersama Surya Paloh, Jokowi Layani Selfie Bareng Warga

Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh Bersama Surya Paloh, Jokowi Layani Selfie Bareng Warga

Nasional
Setelah Wuhan, Pemerintah Segera Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess di Yokohama

Setelah Wuhan, Pemerintah Segera Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess di Yokohama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X