Kompas.com - 31/12/2014, 13:26 WIB
Presiden Joko Widodo melantik Luhut Binsar Panjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Rabu (31/12/2014). Kompas.com/Indra AkuntonoPresiden Joko Widodo melantik Luhut Binsar Panjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Rabu (31/12/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo melantik Luhut Binsar Panjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (31/12/2014).

Luhut memiliki hubungan dekat dengan Jokowi. Ia masuk sebagai tim sukses pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla saat Pilpres 2014. Luhut bahkan melepas jabatannya sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar demi mendukung Jokowi-JK. [Baca: Wiranto dan Luhut Mendadak Temui Jokowi di Istana]

Dengan jabatan barunya ini, Luhut mendapat hak keuangan dan fasilitas lain setara dengan menteri. Acara pelantikan disaksikan oleh menteri Kabinet Kerja dan pimpinan lembaga negara lainnya. [Baca: Aburizal: Jika Jadi Menteri, Luhut Tidak Bawa Bendera Golkar]

Selain Luhut, Jokowi juga melantik Laksamana Madya Ade Supandi sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Sebelum dilantik menjadi KSAL, Ade Supandi menjabat Kepala Staf Umum TNI. Ade menggantikan Laksamana TNI Marsetio yang memasuki masa pensiun pada Desember 2014.

Dalam acara pelantikan, Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla. Para menteri Kabinet Kerja dan kepala lembaga negara lainnya juga hadir dalam acara pelantikan tersebut.


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

Nasional
Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Keberatan JPU Tak Sertakan Keterangan Saksi

Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Keberatan JPU Tak Sertakan Keterangan Saksi

Nasional
Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara

Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara

Nasional
Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART, Demokrat: Cari Pembenaran 'Begal Politik'

Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART, Demokrat: Cari Pembenaran "Begal Politik"

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab Danseskoau hingga Pangkoopsau III

KSAU Pimpin Sertijab Danseskoau hingga Pangkoopsau III

Nasional
Yusril Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko Ajukan Uji Materi AD/ART Demokrat ke MA

Yusril Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko Ajukan Uji Materi AD/ART Demokrat ke MA

Nasional
Panglima TNI, Kapolri, dan Ketua DPR Hadiri Bakti Sosial Alumni Akabri 1996 di Tangerang

Panglima TNI, Kapolri, dan Ketua DPR Hadiri Bakti Sosial Alumni Akabri 1996 di Tangerang

Nasional
Satgas: Jika Ada Kasus Positif Covid-19, Segera Tutup Sekolah

Satgas: Jika Ada Kasus Positif Covid-19, Segera Tutup Sekolah

Nasional
Forum Pemred Sahkan Kepengurusan Baru, Arfin Asydhad Ketua

Forum Pemred Sahkan Kepengurusan Baru, Arfin Asydhad Ketua

Nasional
Prof Sahetapy dan Kisah-kisah Anggota Dewan yang Terhormat

Prof Sahetapy dan Kisah-kisah Anggota Dewan yang Terhormat

Nasional
Cegah Insiden Serupa Penganiayaan Muhammad Kece Terulang, Polri Perketat Pengamanan Rutan

Cegah Insiden Serupa Penganiayaan Muhammad Kece Terulang, Polri Perketat Pengamanan Rutan

Nasional
Mengacu BPOM, Penggunaan Vaksin Pfizer Belum Diperbolehkan untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Mengacu BPOM, Penggunaan Vaksin Pfizer Belum Diperbolehkan untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Nasional
PBB, Berkarya, dan Perindo Ajukan Uji Materi Pasal tentang Verifikasi Parpol UU Pemilu ke MK

PBB, Berkarya, dan Perindo Ajukan Uji Materi Pasal tentang Verifikasi Parpol UU Pemilu ke MK

Nasional
Laporan Luhut terhadap Fatia dan Haris Azhar Dinilai Berkebalikan dengan Pernyataan Jokowi

Laporan Luhut terhadap Fatia dan Haris Azhar Dinilai Berkebalikan dengan Pernyataan Jokowi

Nasional
Polri Dalami Dugaan Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, 18 Saksi Diperiksa

Polri Dalami Dugaan Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, 18 Saksi Diperiksa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.