Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 28/12/2014, 10:40 WIB
EditorFidel Ali Permana


BELITUNG, KOMPAS.com
- Sebuah pesawat dikabarkan jatuh di perairan laut Belitung Timur, Bangka Belitung, Minggu (28/12). Namun belum dipastikan titik lokasi jatuhnya pesawat tersebut.

"Tadi Pak Danlanud telepon Bapak (Basuri), ngasi informasi ada pesawat air bus jatuh di sekitar perairan Beltim," ungkap Yuhinu, ajudan Bupati Beltim Basuri T Purnama, saat menghubungi bangkapos.com, Minggu (28/12).

Terpisah, Kasat Polair Beltim AKP Yanto mengatakan, informasi yang diperoleh dari direktorat polair Babel, perkiraan lokasi perairan Babel. Namun masih dipastikan lokasi pesawat jatuh.

"Kita masih koordinasi dengan direktorat dan mengumpulkan informasi dari nelayan maupun kapal yang melintas perairan Beltim," ungkap AKP Yanto saat dihubungi bangkapos.com.

Sebelumnya, pesawat AirAsia QZ 8501 dilaporkan hilang dalam perjalanan dari Surabaya ke Singapura pagi ini, Minggu (28/12/2014).

Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmojo memastikan bahwa pesawat tersebut hilang dalam pantauan radar. "Saat ini saya sedang di pos pemantauan untuk menunggu berbagai laporan yang masuk," ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com.

Dia mengatakan, nanti pihak Kementerian Perhubungan akan memberikan keterangan resmi perihal hilangnya pesawat AirAsia tersebut. (Baca: Pesawat AirAsia dari Surabaya ke Singapura Dilaporkan Hilang)

Sementara itu mengutip data penerbangan dari Flightradar, pesawat AirAsia yang hilang adalah Airbus A320 dengan nomor registrasi PK-AXC. Pesawat tersebut berangkat dari Surabaya pukul 05.20 pagi dan sampai di Singapura seharusnya pukul 08.30 waktu setempat atau pukul 07.30. (Rusmiadi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Bangka Pos
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkeu Mengaku Tak Tahu Transaksi Janggal Rp 349 T, Pakar: Memalukan

Menkeu Mengaku Tak Tahu Transaksi Janggal Rp 349 T, Pakar: Memalukan

Nasional
Sandiaga Tunggu Prabowo Legowo Soal Anies, Gerindra: Keputusan di Tangan Sandi

Sandiaga Tunggu Prabowo Legowo Soal Anies, Gerindra: Keputusan di Tangan Sandi

Nasional
Survei LSI: Simulasi Tiga Capres, Elektabilitas Prabowo Teratas dengan 30,3 Persen

Survei LSI: Simulasi Tiga Capres, Elektabilitas Prabowo Teratas dengan 30,3 Persen

Nasional
KPK Benarkan Gelar Audiensi dengan Penyidik soal Pencopotan Brigjen Endar

KPK Benarkan Gelar Audiensi dengan Penyidik soal Pencopotan Brigjen Endar

Nasional
Meski Masih Teratas, Survei LSI Sebut Elektabilitas Ganjar Turun Tajam 2 Bulan Terakhir

Meski Masih Teratas, Survei LSI Sebut Elektabilitas Ganjar Turun Tajam 2 Bulan Terakhir

Nasional
Survei LSI: Elektabilitas PDI-P Menurun meski Tetap Teratas, Gerindra dan PKS Menguat

Survei LSI: Elektabilitas PDI-P Menurun meski Tetap Teratas, Gerindra dan PKS Menguat

Nasional
Pakar Minta Arteria Dahlan Tak Takut Harta Diperiksa: Kalau Haram Baru Ngeri

Pakar Minta Arteria Dahlan Tak Takut Harta Diperiksa: Kalau Haram Baru Ngeri

Nasional
Aksi 'Netizen' Bongkar Harta Pejabat Ampuh Dorong Aparat Bertindak

Aksi "Netizen" Bongkar Harta Pejabat Ampuh Dorong Aparat Bertindak

Nasional
Pengakuan Anggota Komisi III Ketar-ketir Dapat Uang dari Hasil Makelar

Pengakuan Anggota Komisi III Ketar-ketir Dapat Uang dari Hasil Makelar

Nasional
Saat Anggota DPR Mengaku Dapat Uang Sebagai Makelar Tambang...

Saat Anggota DPR Mengaku Dapat Uang Sebagai Makelar Tambang...

Nasional
Meski Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Kepuasan Kinerja Presiden Masih di Atas 76 Persen

Meski Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Kepuasan Kinerja Presiden Masih di Atas 76 Persen

Nasional
Dompet Dhuafa Tebarkan Kebahagiaan di Kampung Cicangkuang Sukabumi

Dompet Dhuafa Tebarkan Kebahagiaan di Kampung Cicangkuang Sukabumi

Nasional
Survei LSI: Publik Percaya Isu Tolak Israel Alasan Utama Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Survei LSI: Publik Percaya Isu Tolak Israel Alasan Utama Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Nasional
Survei LSI: 71,3 Persen Responden Tak Persoalkan Israel Tanding di Indonesia dalam Piala Dunia U-20

Survei LSI: 71,3 Persen Responden Tak Persoalkan Israel Tanding di Indonesia dalam Piala Dunia U-20

Nasional
ICW: Kader PDI-P dan Golkar di AKD DPR RI Terbanyak Tak Lapor Harta Kekayaan

ICW: Kader PDI-P dan Golkar di AKD DPR RI Terbanyak Tak Lapor Harta Kekayaan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke