Datang ke Jakarta, DPD Golkar Purworejo Sebut Munas Bali Mencekam

Kompas.com - 07/12/2014, 20:59 WIB
Peserta Musyawarah Nasional menyambut dengan riuh  penetapan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada Munas IX Golkar di Nusa Dua, Bali, Rabu (3/12/2014). Ical, sebutan Aburizal Bakrie, terpilih secara aklamasi untuk memimpin Golkar periode 2014-2019. KOMPAS / HERU SRI KUMOROPeserta Musyawarah Nasional menyambut dengan riuh penetapan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada Munas IX Golkar di Nusa Dua, Bali, Rabu (3/12/2014). Ical, sebutan Aburizal Bakrie, terpilih secara aklamasi untuk memimpin Golkar periode 2014-2019.
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar kabupaten Purworejo menambah daftar pengurus daerah Golkar yang hadir ke Musyawarah Nasional (Munas) di Jakarta. Ketua DPD Golkar Purworejo, Kelik Sumrahadi, yang turut hadir di Munas Bali, mengatakan, pelaksanaan Munas di Pulau Dewata itu mencekam.

"Di Bali rasanya mencekam. Mungkin ada ancaman orang-orang yang ingin menang. Nggak tahu, rasanya mencekam," ujar Kelik di lokasi Munas, Jakarta, Minggu (7/12/2014).

Kelik menjelaskan, dalam pelaksanaan Munas di Bali, tata tertib juga sudah disiapkan. Dia mengaku sempat ingin mengusulkan tata tertib, namun pengeras suara yang ada tiba-tiba saja hilang.  

"Ini rapat RT saja nggak seperti itu. Masa rapat nasional kalah dengan rapat RT," sindir Kelik yang menilai pelaksanaan Munas di Bali jauh dari sifat demokratis.

Kelik juga menyoroti hasil Munas di Bali yang memecat sejumlah kader. Menurut dia, sifat Golkar dari dulu tidak pernah otoriter. "Pecat-memecat itu bukan sifat Golkar," ungkap dia.   Meski tidak puas dengan hasil Munas di Bali, Kelik mengaku tak bisa bersuara. Pasalnya, pemilihan Aburizal Bakrie sebagai ketua umum dilaksanakan secara aklamasi. Setelah pelaksanaan munas itu, Kelik pun menerima pesan singkat undangan munas di Jakarta.   "Karena yang undang orang Golkar, ya kami hadir," imbuh Kelik.

  Munas di Ancol merupakan bentuk perlawanan sejumlah kader Golkar yang berseberangan dengan Aburizal Bakrie, yang baru saja terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum dalam Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali.   

Dalam acara Munas IX di Bali, terbit keputusan pemecatan belasan kader Golkar, termasuk Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Agus Gumiwang, dan Yorrys Raweyai. Mereka dianggap melawan keputusan partai dengan membentuk presidium penyelamat Partai Golkar yang tidak diakui oleh kubu Aburizal.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X