Kompas.com - 24/11/2014, 15:15 WIB
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan menyerukan gerakan sosial memuliakan guru kepada seluruh masyarakat Indonesia. Anies menyebut bahwa guru, di mana pun dia berada, harus di-VIP-kan.

"Guru harus di-VIP-kan. Jika Anda punya unit usaha di mana ada guru di dalamnya, beri dia diskon. Jika Anda punya toko buku, guru mau beli, beri dia diskon," ujar Anies di kantornya, Senin (24/11/2014).

"Kalau Anda punya bengkel, ada guru mau perbaiki motornya, beri dia urutan pertama jika tak bisa berikan diskon. Bahkan jika Anda pemilik media massa, beri diskon untuk koran-koran Anda karena dia yang mengajari Anda menulis dan membaca," lanjut Anies.

Anies mengatakan, kementeriannya sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan di bidang barang dan jasa untuk mewujudkan gerakan sosial tersebut. Dia membocorkan, salah satu perusahaan yang bersedia mewujudkan cita-cita Anies adalah Garuda Indonesia.

Namun, Anies belum mau memformulasikan gerakan sosial tersebut ke dalam aturan formal, seperti peraturan menteri. Menurut Anies, dia akan menunggu hasil komunikasi kementeriannya dengan perusahaan terlebih dahulu sebelum menjadikan gerakan itu ke dalam peraturan formal.

"Tunggu semua serempak dulu untuk setuju, baru itu akan kita wujudkan. Sejauh ini, komunikasi antara kami dan perusahaan itu sangat baik, mereka sangat mengapresiasi," ujar Anies.

Di sisi lain, Anies tidak memungkiri jika masih ada guru yang beperilaku menyimpang. Menurut Anies, guru memang bukan malaikat. Dia lantas menyerahkan persoalan seperti itu ke kode etik profesi dan kepada aparat penegak hukum.

"Yang jelas, nasib bangsa Indonesia, masa depan, kita titipkan di tangan bapak ibu guru kita. Nah, cara bangsa menghargai guru adalah cermin bangsa menghargai masa depan," ujar Anies.

Baca juga tulisan Anies Baswedan yang pernah dimuat di harian KompasVIP-kan Guru-guru Kita!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.