Jumpa Jokowi, Teman Sekolah Kaesang di Singapura Rebutan "Selfie" - Kompas.com

Jumpa Jokowi, Teman Sekolah Kaesang di Singapura Rebutan "Selfie"

Kompas.com - 21/11/2014, 21:55 WIB
AP Photo/Wong Maye-E Presiden Joko Widodo bersama istrinya, Iriana, bersama siswa di Anglo-Chinese School International di Singapura mengambil

SINGAPURA, KOMPAS.com
 — Presiden Joko Widodo malam ini menghadiri wisuda putra bungsunya, Kaesang Pangarep, dari Anglo-Chinese School (ACS) International di Singapura. Sambutan meriah pun didapatkan Presiden selama berada di sekolah Kaesang. Sewaktu tiba di ACS International, Jokowi langsung menjadi buruan para siswa untuk diajak berfoto selfie.

Dikutip dari laman The Straits Times, Presiden Jokowi bersama istrinya, Iriana, tampak didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura Andri Hadi. Jokowi yang mengenakan batik coklat tidak disertai pengawalan yang begitu ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden. Kondisi ini pun dimanfaatkan sejumlah siswa ACS International untuk berfoto selfie.

REUTERS
Kaesang diwisuda bersama 146 siswa lain dalam wisuda yang dihadiri 600 orang, termasuk orangtua, staf sekolah, kedutaan, dan pejabat keamanan. Pemuda berusia 19 tahun ini merupakan putra bungsu dari tiga anak yang dimiliki Jokowi. Kakak Kaesang, Kahiyang Ayu, juga ikut mendampingi sang adik sejak siang, sebelum kedua orangtuanya tiba di acara wisuda.

"Saya sangat bangga dengan dia dan selalu memotivasi dia selama di sini," kata Kahiyang.

Karena kepergiannya bukan dalam rangka tugas kenegaraan dan terhitung agenda pribadi, Jokowi menggunakan pesawat komersial kelas ekonomi. Namun, Pemerintah Singapura tetap memberikan perlakuan layak, termasuk dengan menyediakan sedan mewah, Audi A8, untuk digunakan Jokowi selama di Singapura. 

Jokowi berangkat dengan menggunakan pesawat komersial kelas ekonomi dari Terminal 2F Bandara Soekarno–Hatta. Selama di "negeri singa" itu, Jokowi juga memilih menginap di hotel. Pengeluaran Jokowi akan ditanggung dari kocek pribadi, sementara untuk pengawalan, pembiayaan akan ditanggung oleh negara.

"Hak protokoler dan pengamanan yang melekat ke Presiden, tanggung jawab ke Sekretariat Presiden. Tapi, Pak Jokowi sendiri, ibu, anak, karena urusan pribadi, jadi tidak didanai dari dana operasional Sekretariat Presiden," ujar Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.


EditorBayu Galih

Close Ads X