#BBMNaik dan Pertamax Jadi "Trending Topic" Dunia

Kompas.com - 18/11/2014, 00:05 WIB
Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam berunjuk rasa menolak kenaikan BBM di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2014). Sebelumnya pemerintah mengumumkan mulai 18 November pukul 00.00 harga BBM jenis premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp. 8.500 dan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp. 7.500. TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMassa dari Himpunan Mahasiswa Islam berunjuk rasa menolak kenaikan BBM di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2014). Sebelumnya pemerintah mengumumkan mulai 18 November pukul 00.00 harga BBM jenis premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp. 8.500 dan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp. 7.500.
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Senin (17/11/2014), menjadi trending topic Twitter di dunia dan di Indonesia melalui tagar atau hashtag #BBMNaik. Selain itu, bahan bakar pertamax pun turut masuk dalam daftar trending topic.

Beragam kicauan pun menggunakan tagar #BBMNaik dan pertamax. Ada yang berkicau soal dampak yang ditimbulkan hingga ajakan untuk beralih ke pertamax.

Akun @gilangwage berkicau, "Premium naik gak cuma besok, mau diisi sampe lober malam ini pun juga bakalan habis. #bbmnaik."

Akun @rekotomo berkicau, "Stop complain about gasoline increment price.. how much ur vehicle cost?!?! come on, guys!! #bbmnaik."


Akun @SupirPete berkicau, "Biasanya sebelum #BBMnaik yg demo penolak kenaikan bbm, setelah #BBMnaik muncul demo dari supirpete2 yg meminta kenaikan tarif."

Akun @aldinox berkicau, "Make pertamax emang lebih bagus, gw liat piston ny ga sekotor kalo kita make premium..."

Akun @uciucot berkicau, "Pindah pertamax juga good idea. harga yaa kurang lebih, tapi kualitas bagus."

Presiden Joko "Jokowi" Widodo akhirnya memutuskan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terhitung Selasa (18/11/2014). Jokowi mengakui bahwa kebijakan itu merupakan kebijakan yang berat sebagai sebuah bangsa.

"Harga premium ditetapkan dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Harga solar ditetapkan dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500," papar Jokowi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X