Kompas.com - 15/11/2014, 14:00 WIB
EditorLaksono Hari Wiwoho

Pertanyaan berikutnya, dari mana atau dari siapa, ia memperoleh keyakinan bahwa sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia dapat menembus peringkat lima besar? Ketika ia blusukan ke Redaksi Kompas, pekan lalu, hal itu ditanyakan kepadanya. Ia mengisahkan, salah seorang stafnya menyampaikan kepadanya bahwa target Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 adalah berada di peringkat kedelapan. ”Saya pikir kok tanggung amat target di peringkat kedelapan, kan, peringkat kelima lebih keren. Itu sebabnya, saya targetkan, sebagai tuan rumah, Indonesia harus bisa berada di peringkat lima besar,” ujar Imam Nahrawi.

Namun, setelah ia blusukan, ia menyadari, penetapan target menembus peringkat lima besar amat sangat sulit untuk dicapai. Untuk tidak mengatakan, tidak mungkin dicapai. Cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games semuanya terukur sehingga sulit bagi seseorang dapat muncul di urutan pertama tanpa termonitor. Dalam olahraga, tidak ada jalan pintas, apalagi instan, semuanya dicapai lewat latihan keras dan memakan waktu lama.

Narkoba di penjara

Kita mungkin masih ingat, ketika dalam masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Denny Indrayana mengadakan sidak ke sejumlah lembaga pemasyarakatan untuk memberantas mafia korupsi dan narkoba.

Inisiatif itu muncul karena banyak sekali laporan yang menyebutkan bahwa narapidana korupsi hidup mewah di tahanan atau di LP, dan juga ada laporan yang menyatakan bahwa peredaran narkoba dikendalikan dari dalam LP. Dari beberapa sidak yang dilakukan, terbukti bahwa benar tahanan dan narapidana narkoba hidup mewah di rumah tahanan dan di LP. Dan, dari data yang diperoleh polisi diketahui bahwa ada beberapa kejadian peredaran narkoba dikendalikan dari dalam LP.

Sayangnya, sidak yang dilakukan Denny Indrayana itu seperti mendahului zamannya sehingga ia kurang mendapatkan dukungan dari Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, dan gebrakan Denny pun meredup.

Ketiga contoh di atas itu diketahui, betapa blusukan itu diperlukan, terutama bagi bangsa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa yang pelupa. Akan tetapi, perlu diingat bahwa blusukan itu tidak hanya harus dilakukan pada saat Presiden dan para Menteri mulai menduduki jabatannya, melainkan harus dilakukan terus dari waktu ke waktu.

Oleh karena, birokrasi kita sudah terbiasa bekerja dengan cara yang lama. Mengubahnya tentulah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan waktu yang lama dan pengawasan yang melekat.

Dengan gaya dan cara kerja Presiden dan para menterinya yang blusukan, diharapkan mereka mengetahui secara persis keadaan di lapangan dan perbaikan dapat terus dilakukan. Dalam kaitan itulah, kita sambut baik dan dorong terus gaya dan cara kerja blusukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Diminta Usut Kerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Polri Diminta Usut Kerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat

Nasional
Menkes: Kita Tidak Mau BPJS Kesehatan Defisit, Harus Positif

Menkes: Kita Tidak Mau BPJS Kesehatan Defisit, Harus Positif

Nasional
DJSN Targetkan Implementasi Kelas Standar JKN di Seluruh RS pada 2024

DJSN Targetkan Implementasi Kelas Standar JKN di Seluruh RS pada 2024

Nasional
KPK Akui Temukan 2 Kerangkeng Manusia Saat Akan Tangkap Bupati Langkat

KPK Akui Temukan 2 Kerangkeng Manusia Saat Akan Tangkap Bupati Langkat

Nasional
Setelah Tetapkan Waktu Pemilu 2024, DPR-Pemerintah Akan Bahas Tahapan-Jadwal Lebih Rinci

Setelah Tetapkan Waktu Pemilu 2024, DPR-Pemerintah Akan Bahas Tahapan-Jadwal Lebih Rinci

Nasional
Polri: Kerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat Tak Miliki Izin Resmi

Polri: Kerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat Tak Miliki Izin Resmi

Nasional
BNPT Ungkap Prediksi Ancaman Teror: Kepulangan FTF hingga 'Lone Wolf'

BNPT Ungkap Prediksi Ancaman Teror: Kepulangan FTF hingga "Lone Wolf"

Nasional
Bupati Langkat Punya Kerangkeng Manusia, Komnas HAM: Model Macam Ini Baru Sekarang Terjadi

Bupati Langkat Punya Kerangkeng Manusia, Komnas HAM: Model Macam Ini Baru Sekarang Terjadi

Nasional
Pekerja Migran Indonesia: Dicari tapi Tak Selalu Terlindungi

Pekerja Migran Indonesia: Dicari tapi Tak Selalu Terlindungi

Nasional
Pemerintah Berencana Kirim Tim untuk Data WNI yang Jadi Teroris di Afghanistan, Suriah, dan Filipina

Pemerintah Berencana Kirim Tim untuk Data WNI yang Jadi Teroris di Afghanistan, Suriah, dan Filipina

Nasional
Dikuasai Singapura Sejak RI Merdeka, Pengambilalihan Wilayah Udara Natuna Menyangkut Kedaulatan

Dikuasai Singapura Sejak RI Merdeka, Pengambilalihan Wilayah Udara Natuna Menyangkut Kedaulatan

Nasional
Mendagri: Kepala Daerah Ditangkap KPK Gerus Kepercayaan Publik kepada Pemerintah

Mendagri: Kepala Daerah Ditangkap KPK Gerus Kepercayaan Publik kepada Pemerintah

Nasional
KPK Panggil Ketua DPRD Bekasi sebagai Saksi Kasus Suap Wali Kota Rahmat Effendi

KPK Panggil Ketua DPRD Bekasi sebagai Saksi Kasus Suap Wali Kota Rahmat Effendi

Nasional
Presiden Jokowi Sambut Kunjungan PM Singapura di Bintan

Presiden Jokowi Sambut Kunjungan PM Singapura di Bintan

Nasional
KSAD: Saya Tidak Akan Segan Tindak Prajurit yang Terpapar Kelompok Radikal

KSAD: Saya Tidak Akan Segan Tindak Prajurit yang Terpapar Kelompok Radikal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.