Kubu Aburizal Bantah Ada Skenario Ubah Syarat Jadi Calon Ketum Golkar - Kompas.com

Kubu Aburizal Bantah Ada Skenario Ubah Syarat Jadi Calon Ketum Golkar

Kompas.com - 13/11/2014, 15:03 WIB
KOMPAS/Hendra A Setyawan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kiri), didampingi Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham (tengah), dan Ketua Bidang Informasi dan Penggalangan Opini Partai Golkar, Fuad Mansyur saat refleksi akhir tahun di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (27/12/2011).


JAKARTA, KOMPAS.com
- Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham membantah adanya skenario mengubah tata tertib Munas untuk memuluskan jalan Aburizal Bakrie maju kembali sebagai Calon Ketua Umum Partai Golkar. 

"Tidak benar ini ada rekayasa," kata Idrus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Idrus menjelaskan, waktu dan tempat pelaksanaan Munas harus ditetapkan terlebih dahulu dalam rapimnas Golkar. Adapun perubahan tata tertib dalam Munas baru bisa dilaksanakan dalam Munas itu sendiri.

Dengan begitu, tidak ada peluang bagi Aburizal atau siapapun juga untuk mengubah peraturan munas secara sepihak.

"Syarat-syarat (calon ketua umum) semuanya ditetapkan dalam Munas," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah Politisi Senior Partai Golkar menyebut Abrizal berencana mengubah syarat calon ketua umum harus didukung 30 persen Ketua DPD I Partai Golkar. Padahal, dalam AD/ART, semua politisi Golkar berhak maju sebagai calon ketua umum dengan syarat minimal lima tahun menjadi kader Golkar, berprestasi, tidak memiliki cela, dan didukung oleh 30 persen pimpinan DPD tingkat I/II serta pimpinan ormas pendiri.

Perubahan itu diyakini akan menguntungkan Aburizal jika dia maju kembali sebagai calon ketua umum.

Aburizal mengklaim bahwa banyak orang yang mendukungnya untuk kembali menduduki jabatan tersebut pada periode 2015-2020. Namun, ia belum memutuskan apakah akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum.

Baca juga:

Memprotes Aburizal, Agun Gunanjar Ancam Bentuk Pengurus Tandingan dalam Golkar

"Aburizal Boleh Maju, tetapi Jangan Pakai Cara Intimidatif"


Agung Laksono Kritik DPP Golkar karena Terlalu Pro-Aburizal

Agun: Prestasi Aburizal Tak Ada, Tantangan ke Depan Sudah Berbeda)

PenulisIhsanuddin
EditorSandro Gatra
Komentar

Terkini Lainnya

Panwaslu Jakarta Selatan Keluhkan Kantor Mereka yang Sempit

Panwaslu Jakarta Selatan Keluhkan Kantor Mereka yang Sempit

Megapolitan
Bina Marga Jakbar: Kerusakan JPO RS Sumber Waras Akan Ditangani PT Transjakarta

Bina Marga Jakbar: Kerusakan JPO RS Sumber Waras Akan Ditangani PT Transjakarta

Megapolitan
Gaji Disunat, Ratusan Pegawai Honorer Datangi Kantor Bupati

Gaji Disunat, Ratusan Pegawai Honorer Datangi Kantor Bupati

Regional
Setelah 3 Tahun Jadi Kadishub, Andri Yansyah Kini Duduki Jabatan Kadisnaker

Setelah 3 Tahun Jadi Kadishub, Andri Yansyah Kini Duduki Jabatan Kadisnaker

Megapolitan
Kerinduan Terdalam Rumoh Baca Hasan-Savvaz, Anak-anak Jauh dari Narkoba (1)

Kerinduan Terdalam Rumoh Baca Hasan-Savvaz, Anak-anak Jauh dari Narkoba (1)

Regional
Gembong: Bahaya kalau Plt di DKI Makin Banyak, Plt Setengah Hati Kerjanya

Gembong: Bahaya kalau Plt di DKI Makin Banyak, Plt Setengah Hati Kerjanya

Megapolitan
Lindungi Pulau-pulau Terluar, Jepang Kembangkan Bom Luncur Supersonik

Lindungi Pulau-pulau Terluar, Jepang Kembangkan Bom Luncur Supersonik

Internasional
Ini Penyebab Atap Bandara Sultan Hasanuddin Keluarkan Asap Tebal

Ini Penyebab Atap Bandara Sultan Hasanuddin Keluarkan Asap Tebal

Regional
Kali Bekasi Tercemar Limbah, PDAM Terpaksa Kurangi Produkai Air Bersih

Kali Bekasi Tercemar Limbah, PDAM Terpaksa Kurangi Produkai Air Bersih

Megapolitan
Minta Maaf, Pemilik Toko PlayStation yang Aniaya Anggota TNI di Medan

Minta Maaf, Pemilik Toko PlayStation yang Aniaya Anggota TNI di Medan

Regional
Trump: Meski Diminta, Saya Tak Berniat Menemui Presiden Iran

Trump: Meski Diminta, Saya Tak Berniat Menemui Presiden Iran

Internasional
Keponakan Prabowo Diusulkan Jadi Kandidat Wagub DKI, Ini Kata M Taufik

Keponakan Prabowo Diusulkan Jadi Kandidat Wagub DKI, Ini Kata M Taufik

Megapolitan
Deni Dibegal 3 Polisi Gadungan, Honda Beat Raib Dibawa Pelaku

Deni Dibegal 3 Polisi Gadungan, Honda Beat Raib Dibawa Pelaku

Regional
Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi 'Grass Block' agar Indah

Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi "Grass Block" agar Indah

Megapolitan
'Tahun 2002 Banjir Kelapa Gading Surutnya Berhari-hari, Sekarang Hitungan Jam Surut'

"Tahun 2002 Banjir Kelapa Gading Surutnya Berhari-hari, Sekarang Hitungan Jam Surut"

Megapolitan
Close Ads X