Ini Tiga Agenda Jokowi di KTT APEC Beijing

Kompas.com - 09/11/2014, 07:47 WIB
Jokowi di di Beijing, Sabtu (8/11/2014) untuk menghadiri KTT APEC. AP Photo/Andy WongJokowi di di Beijing, Sabtu (8/11/2014) untuk menghadiri KTT APEC.
EditorTri Wahono


Presiden Joko Widodo telah tiba di Beijing, Tiongkok, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) yang akan dibuka pada Senin (10/11/2014).

Di bandara Beijing, Jokowi, panggilan populernya, disambut para pejabat dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Ini merupakan acara internasional pertama yang dihadiri Jokowi sejak dilantik. Tiongkok merupakan pula kunjungan luar negerinya yang pertama sebagai presiden.

Di KTT yang dihadiri para pemimpin dunia itu, Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato yang memaparkan prospek pembangunan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinannya.

Presiden Jokowi juga dijadwalkan bertemu secara khusus dengan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Barack Obama.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene mengatakan, selain bertemu dengan sejumlah pemimpin negara, Presiden juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pelaku bisnis.

Tiga agenda

Michael Tene menjelaskan bahwa ada tiga agenda yang dibawa Jokowi dalam KTT APEC. Pertama, terkait terbentuknya suatu masterplan konektivitas atau keterhubungan antara negara-negara APEC.

Keterhubungan itu, dijelaskannya, sejalan dengan prioritas Indonesia yang dicanangkan oleh Presiden, dan kuncinya terutama terletak pada pengembangan infrastruktur.

"Kedua, Presiden akan membawa isu maritim. Jadi dalam kerja sama APEC, Indonesia mendorong agar kelautan menjadi salah satu isu utama dalam pembahasan berbagai kerja sama di berbagai bidang," jelasnya.

"Ketiga, tentang pengembangan produk, terutama yang memengaruhi hajat hidup orang banyak, khususnya produk-produk yang menjadi kepentingan Indonesia," lanjut Tene.

Setelah menghadiri KTT APEC, Jokowi juga dijadwalkan akan menghadiri ASEAN Summit di Myanmar dan KTT G-20 di Australia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Pandemi Covid-19, Masyarakat Kembali Hidupkan Jamu Tradisional

Dampak Pandemi Covid-19, Masyarakat Kembali Hidupkan Jamu Tradisional

Nasional
Kemendagri Tegur 67 Kepala Daerah yang Belum Jalankan Rekomendasi Sanksi Netralitas ASN

Kemendagri Tegur 67 Kepala Daerah yang Belum Jalankan Rekomendasi Sanksi Netralitas ASN

Nasional
Jokowi Dukung Seniman dan Budayawan Tetap Berkreasi Saat Pandemi

Jokowi Dukung Seniman dan Budayawan Tetap Berkreasi Saat Pandemi

Nasional
La Nina, Sejumlah Daerah Berpotensi Banjir pada November 2020 hingga Januari 2021

La Nina, Sejumlah Daerah Berpotensi Banjir pada November 2020 hingga Januari 2021

Nasional
KPK Kembangkan Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi

KPK Kembangkan Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi

Nasional
Megawati: 270 Calon Kepala Daerah Bukan Saya yang Pilih, Semua Berembuk

Megawati: 270 Calon Kepala Daerah Bukan Saya yang Pilih, Semua Berembuk

Nasional
Megawati: Ngapain Demo kalau Merusak, Mending Bisa kalau Disuruh Ganti

Megawati: Ngapain Demo kalau Merusak, Mending Bisa kalau Disuruh Ganti

Nasional
Penyuap Nurhadi Ditangkap, MAKI Kini Tagih KPK Tangkap Harun Masiku

Penyuap Nurhadi Ditangkap, MAKI Kini Tagih KPK Tangkap Harun Masiku

Nasional
Ingatkan Kader Milenial Tak Cuma Mejeng, Megawati: Cari Makan Bisa di Tempat Lain

Ingatkan Kader Milenial Tak Cuma Mejeng, Megawati: Cari Makan Bisa di Tempat Lain

Nasional
Ingatkan Kader Mulai Program Tanaman Pendamping Beras, Mega: Ini karena Saya Cinta Rakyat

Ingatkan Kader Mulai Program Tanaman Pendamping Beras, Mega: Ini karena Saya Cinta Rakyat

Nasional
Mahfud Minta Masyarakat Tak Anarkistis Tanggapi Pernyataan Presiden Perancis

Mahfud Minta Masyarakat Tak Anarkistis Tanggapi Pernyataan Presiden Perancis

Nasional
Tegaskan Pernyataan, Megawati Kini Bertanya Berapa Banyak Anak Muda Tolong Rakyat

Tegaskan Pernyataan, Megawati Kini Bertanya Berapa Banyak Anak Muda Tolong Rakyat

Nasional
Kurang dari Sebulan, Jumlah Pasien RSD Wisma Atlet Turun Lebih dari 50 Persen

Kurang dari Sebulan, Jumlah Pasien RSD Wisma Atlet Turun Lebih dari 50 Persen

Nasional
UPDATE: 3.143 Kasus Baru Covid-19 di 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 750

UPDATE: 3.143 Kasus Baru Covid-19 di 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 750

Nasional
 Wiku Adisasmito: Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia

Wiku Adisasmito: Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X