Komentar Fahri Hamzah soal "Blusukan" Menteri-menteri Jokowi

Kompas.com - 07/11/2014, 19:23 WIB
Fahri Hamzah Sabrina AsrilFahri Hamzah
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Politikus Partai Keadilan Sejatera Fahri Hamzah mengapresiasi kerja para menteri Kabinet Kerja yang mulai "hobi" blusukan. Akan tetapi, Fahri mengingatkan bahwa blusukan bukan satu-satunya cara untuk memecahkan persoalan.

Menurut Fahri, jika blusukan dijadikan cara untuk membaca kondisi lapangan, dia setuju. Namun, kata dia, persoalan tak hanya ada di lapangan, tetapi juga di tataran aturan perundang-undangan.

"Jadi, jangan melihat masalah hanya di lapangan saja. Ingat, ada regulasi yang harus diselesaikan supaya masalah di lapangan itu tidak terulang," ujar Fahri, yang menjabat Wakil DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Fahri mencontohkan blusukan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di salah satu tempat penampungan tenaga kerja Indonesia, beberapa hari lalu. Menurut Fahri, seharusnya aksi Hanif diiringi dengan penilaian apakah aturan soal tempat penampungan TKI itu sudah benar atau belum.

"Kalau aturannya belum jelas, karena itu tempat penampungannya begitu, ya bikinlah regulasi yang lebih baik," lanjut Fahri.

Fahri mengatakan, jika aksi blusukan juga diiringi dengan perbaikan di tataran aturan perundangan, maka blusukan bisa jadi tidak diperlukan lagi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X