Kompas.com - 05/11/2014, 17:45 WIB
Ribuan anggota Polri saat apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata 2014 di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2014). Sebanyak 3.000 pasukan mengikuti apel siaga pengamanan Pemilu 2014 yang juga dihadiri Kapolri Jenderal Sutarman, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, dan Ketua KPU Husni Kamil Malik. TRIBUNNEWS/HERUDIN HERUDINRibuan anggota Polri saat apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata 2014 di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2014). Sebanyak 3.000 pasukan mengikuti apel siaga pengamanan Pemilu 2014 yang juga dihadiri Kapolri Jenderal Sutarman, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, dan Ketua KPU Husni Kamil Malik. TRIBUNNEWS/HERUDIN
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Polri kembali mengungkap satu nama tersangka baru dalam kasus suap judi online yang dilakukan oleh perwira menengah Polda Jawa Barat terkait pembukaan rekening yang sudah diblokir. Tersangka baru tersebut berinisial AI, seorang brigadir yang menerima uang dari tersangka sebelumnya, berinisial DS.

"AI ini penerima hadiah berupa uang dari tersangka A selaku pengurus perjudian online, yang diserahkan kepada tersangka AKP DS," ujar Pelaksana Harian Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Djoko Purwanto, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Djoko mengatakan, AI diduga menerima uang sebesar Rp 370 juta, yang diberikan tersangka A kepada DS. Pemberian uang tersebut dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dilakukan pada 24 Juni 2014. Uang sebesar Rp 240 juta dibagikan oleh DS kepada AI sebesar Rp 120 juta.

Adapun tahap kedua dilakukan pada 14 Juli 2014. Uang sebesar Rp 70 juta diterima oleh DS dari A. Uang tersebut kemudian dibagi dengan AI, masing-masing sebesar Rp 35 juta.

Tahap ketiga dilakukan pada 21 Juli 2014 dan 23 Juli 2014. Tersangka DS menerima uang Rp 60 Juta dari tersangka A.

Djoko menuturkan, uang tersebut diberikan A kepada DS dengan maksud agar DS membuka pemblokiran terhadap rekening yang diminta oleh A. Ada lima rekening koran yang diminta oleh A.

Setelah menerima uang sebesar Rp 370 juta dari A, DS kemudian menyuruh AI untuk membuat surat pembukaan pemblokiran. Setelah itu, tersangka DS menandatangani surat tersebut, dan meminta AI untuk mengantarkan surat tersebut ke bank.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk diketahui, AKP DS merupakan satu dari empat tersangka yang terlibat dalam dugaan suap judi online yang dilakukan oleh perwira menengah Polda Jabar. Tiga tersangka lainnya adalah AKBP MD, Kompol WR, dan Brigadir A. Dengan begitu, ada lima anggota Polda Jabar yang menjadi tersangka kasus ini setelah Brigadir AI ditetapkan sebagai tersangka.

Kronologinya, empat pelaku pada kurun waktu tertentu menangani 4 sampai 6 kasus judi online yang sudah berstatus P21 (lengkap). Namun, empat pelaku itu malah memblokir rekening-rekening yang diduga digunakan untuk judi online. Hal tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pejabat yang berwenang, seperti direskrimum, wadireskrimum, bahkan kapolda.

Pemblokiran rekening-rekening tersebut dilakukan dengan cara membuat surat kepada bank-bank yang tertera pada situs judi online. Setelah rekening diblokir, mereka pun membukanya. Padahal, pembukaan itu bukan kewenangan empat pelaku tersebut.

Adapun pembukaan pemblokiran tidak sesuai dengan aturan, yaitu Perkap 14 tahun 2012 Pasal 71 ayat 2 huruf h, yang menyatakan bahwa pembukaan pemblokiran harus melalui gelar perkara khusus. Selain itu, yang diperkenankan membuka minimal adalah wadireskrimum atau direskrimum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Airlangga Klaim Elektabilitas Golkar Naik Signifikan, Salah Satunya berkat Sosialisasi lewat Baliho

Nasional
Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Jokowi: Di Masa Pandemi, Parpol Dituntut Hadir Meringankan Beban Masyarakat

Nasional
Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Airlangga: Tahun 2024, Golkar Harus Rebut Kemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada

Nasional
Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Golkar, Bilang Kekompakan Kader Bikin Partai Tumbuh Kuat

Nasional
Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Sebut Kasus Harian Covid-19 di Bawah 3.000 dalam Sebulan Terakhir

Nasional
Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Kemenkes: Total 291 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Indonesia

Nasional
Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Sebaran 14.803 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jateng dengan 2.081

Nasional
UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 802 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

PPATK Harap Pasal Pencucian Uang untuk Tindak Pidana Narkoba Konsisten Digunakan

Nasional
Bali Dibuka untuk Wisman, Kapolri Minta Personel TNI-Polri Tegakkan Aturan Prokes

Bali Dibuka untuk Wisman, Kapolri Minta Personel TNI-Polri Tegakkan Aturan Prokes

Nasional
Bareskrim Sita Rp 20 Miliar dari Pinjol Ilegal Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Bareskrim Sita Rp 20 Miliar dari Pinjol Ilegal Peneror Ibu hingga Gantung Diri

Nasional
UPDATE 23 Oktober: 250.587 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,1 Persen

UPDATE 23 Oktober: 250.587 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,1 Persen

Nasional
UPDATE: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 53,91 Persen, Dosis Kedua 32,25 Persen

UPDATE: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 53,91 Persen, Dosis Kedua 32,25 Persen

Nasional
PPATK Nilai Pasal Pencucian Uang Efektif Jerat Bandar Narkoba

PPATK Nilai Pasal Pencucian Uang Efektif Jerat Bandar Narkoba

Nasional
Antara Jokowi dan Haji Isam...

Antara Jokowi dan Haji Isam...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.