Jokowi Tak Mau Pakai Juru Bicara - Kompas.com

Jokowi Tak Mau Pakai Juru Bicara

Kompas.com - 26/10/2014, 19:51 WIB
KOMPAS.com/Sabrina Asril Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berserta istri masing-masing dalam pengumuman kabinet di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com- Presiden Joko Widodo sudah mengumumkan 34 menteri-menterinya di taman tengah, Istana Kepresidenan, Minggu (26/10/2014). Namun di antara para menteri itu, tidak ada Juru Bicara Kepresidenan dan Sekretaris Kabinet.

Mantan Deputi Transisi Jokowi-JK yang juga orang dekat Jokowi, Andi Widjajanto mengungkapkan Jokowi tak akan menunjuk Juru Bicara. Jokowi akan tetap mempertahankan gayanya berkomunikasinya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Pak Jokowi tidak tunjuk jubir. Untuk urusan ke media, Pak Jokowi dengan gayanya seperti gubernur akan langsung bicara, atau bisa juga melalui menteri-menterinya," kata Andi.

Pada masa pemerintahan Presiden SBY, juru bicara ditunjuk untuk membantu presiden menjelaskan suatu isu tertentu. Pada masa Kabinet Indonesia Bersatu I bahkan sampai ada dua juru bicara yakni Andi Mallarangeng untuk bidang dalam negeri dan Dino Patti Djalal untuk bidang luar negeri. Pada masa kabinet Indonesia Bersatu II, SBY menunjuk Julian Aldrin Pasha.

Andi yang tak mendapat posisi di kementerian ini juga menjelaskan bahwa Sekretaris Kabinet ditiadakan. Keberadaan Sekretaris Kabinet akan digabungkan dengan Sekretariat Negara. Pada masa pemerintahan SBY, Setkab berdiri sendiri.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorCaroline Damanik
Close Ads X