Ryamizard Ryacudu, Purnawirawan TNI yang Ditunjuk Jadi Menteri Pertahanan

Kompas.com - 26/10/2014, 18:21 WIB
Mantan Kepala Staf TNI AD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu menjadi pembicara pada acara Dialog dan Debat Materi Deklarasi Politik Suara ILUNI UI di Aula FK UI, Salemba, Jakarta, Jumat (28/3/2014). Dialog tersebut menyoroti krisis jati diri bangsa dan upaya untuk mencapai perubahan yang lebih baik melalui Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014. TRIBUNNEWS/HERUDINMantan Kepala Staf TNI AD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu menjadi pembicara pada acara Dialog dan Debat Materi Deklarasi Politik Suara ILUNI UI di Aula FK UI, Salemba, Jakarta, Jumat (28/3/2014). Dialog tersebut menyoroti krisis jati diri bangsa dan upaya untuk mencapai perubahan yang lebih baik melalui Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014.
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu masuk dalam susunan kabinet Kabinet Kerja periode 2014-2019 yang dipimpin oleh Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ia didapuk untuk menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Namanya disebut Presiden Joko Widodo dalam pengumuman di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014). Berikut profil singkatnya:

Nama Lengkap             : Ryamizard Ryacudu
Tempat, Tanggal Lahir : Kota Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950
Agama                         : Islam
Jabatan                        : KSAD (4 Juni 2002-18 Februari 2005)
Alamat Rumah :
1. Komp. Pati AD D-1 Jln. Jend. Gatot Subroto Jakarta Selatan Telp. (021) 520-3280 Faks. (021) 526-4642, 381-1089
2. Jln. Flamboyan F-71 Cijantung, Jakarta Timur Telp. (021) 840-0149

PENDIDIKAN :
Umum :
- Akabri ( 1974 )

Khusus :
- Kursus Dasar Kecabangan Infanteri ( 1975 )
- Susjurpa Intel Pur ( 1978 )
- Suspa Staf Yonif ( 1979 )
- Airborne ( 1984 )
- Free fall ( 1985 )
- Kursus Staf Tempur (Susstaf Pur) ( 1986 )
- Sussar Para ( 1988 )
- Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) ( 1990 )
- Sesko ABRI ( 1996 )
 
PERJALANAN KARIER :
TNI/POLRI :
Kepangkatan :
- Letda ( 1974 )
- Lettu ( 1977 )
- Kapten ( 1980 )
- Mayor ( 1987 )
- Letkol ( 1991 )
- Kolonel ( 1994 )
- Brigjen ( 1996 )
- Mayjen ( 1998 )
- Letjen ( 2000 )
- Jenderal ( 2002 )

Jabatan :
- Komandan Kompi Pelajar, Komando Takalar Kalimantan Timur ( 1976 )
- Komandan Kompi Pelajar, Komando Pendidikan (Dodik), Kodam XII/Tanjungpura ( 1976 )
- Komandan Peleton Kodam XII/Tanjungpura ( 1976 )
- Komandan Kompi Secaba, Dodik, Kodam XII/Tanjungpura ( 1977 - 1977 )
- Komandan Batalyon 641 dan 642, Kodam XII/Tanjungpura ( 1980 )
- Kepala Seksi-2/Opersasi Yonif 641 ( 1982 - 1982 )
- Kepala Seksi Operasi Linud Brigif 17 Kujang ( 1987 )
- Wakil Danyon 305 Tengkorak Kujang Kostrad ( 1988 - 1988 )
- Danyon Linud 305 Tengkorak Kujang ( 1990 - 1990 )
- Kepala Staf Brigif 17 Kujang I Kostrad ( 1991 - 1991 )
- Komandan Kontingen Garuda XII-B ( 1992 - 1992 )
- Komandan Sektor 5 Barat, Kamboja ( 1992 - 1992 )
"Dipercaya oleh Pasukan PBB di Kamboja (UNTAC)"
- Komandan Brigade Infanteri 17 Ku ( 1994 - 1994 )
- Asisten Operasi Kodam VII/Wirabu ( 1995 - 1995 )
- Danrem 044 Garuda Dempo Kodam II ( 1995 - 1995 )
- Kepala Staf Divisi II Kostrad ( 1996 - 1996 )
- Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya ( 1997 - 1997 )
"Merangkap Wakil Ketua Tim Pengamanan Hutan Terpadu"
- Panglima Divisi II Kostrad, Jawa ( 1998 - 1998 )
- Kepala Staf Kostrad ( 1998 - 1998 )
- Pangdam V/Brawijaya ( 1999 - 1999 )
- Pangdam Jaya ( 1999 - 2000 )
- Pangkostrad ( 2000 - 2002 )
- KSAD ( 2002 - 2004 )

Penugasan :
- Operasi Gabungan bersama TDM, Malaysia ( 1976 - 1982 )
- Operasi Tumpas PGRS/Paraku ( 1978 )
- Operasi Kala (PGRS) ( 1981 )
- Operasi Kemudi I Malindo ( 1982 )
- Operasi Kemudi II Malindo ( 1983 )
- Operasi Seroja Timtim ( 1983 - 1984 )
- Latihan KRI Kura ( 1984 )
- Operasi Seroja Timtim ( 1986 )
- Operasi Seroja Timtim ( 1987 - 1988 )
- Darsasa Malaysia ( 1991 )
- OJT, Australia ( 1991 )
- Kontingen Garuda XII ( 1992 - 1993 )
- Konferensi Opsus di Hawaii AS ( 1993 )
- Operasi Seroja Timtim ( 1994 - 1995 )
- KKLN Posko ABRI di Beijing, Cina ( 1996 )
 
PENGHARGAAN :
- Satya Lencana Garuda XII/Santi D
- Satya Lencana Seroja
- Satya Lencana Dwidyasistha
- Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun
- Medali PBB PBB
- Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun
- Kartika Eka Paksi Nararya III
- Satya Lencana Kesetiaan XXIV Tahun
- Kartika Eka Paksi Pratama
- Yudha Dharma Nararya
- Bintang Dharma
- Yudha Dharma Pratama
 
KELUARGA :
- Nora Tristyana (isteri)
- Anak: 3 orangDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.